Jejak Korupsi Bupati Bekasi Telah Terima Rp 7 Miliar dari Janji Rp 13 Miliar

Hingga saat ini, menurut Syarif, baru terjadi penyerahan Rp 7 miliar melalui sejumlah pejabat di Pemkab Bekasi.

Jejak Korupsi Bupati Bekasi Telah Terima Rp 7 Miliar dari Janji Rp 13 Miliar
Kompas.com
Neneng Hasanah Yasin adalah Bupati Bekasi yang menjabat 2 periode pemerintahan meski gagal menyediakan sarana dan prasarana khususnya sekolah negeri di Kabupaten Bekasi yang sangat padat, tapi fasilitas sekolah jauh dari memadai. Banyak anak usia sekolah tidak bisa menikmati pendidikan yang layak di Kabupaten Bekasi. 

Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka.

Neneng diduga menerima suap terkait proyek perizinan proyek pembangunan Meikarta di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

"Setelah pemeriksaan dan gelar perkara, disimpulkan adanya dugaan korupsi pemberian hadiah atau janji pada bupati dan kawan-kawan terkait izin Meikarta," ujar Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Senin (15/10/2018).

Neneng diduga dijanjikan uang Rp 13 miliar oleh pengembang Lippo Group.

Hingga saat ini, menurut Syarif, baru terjadi penyerahan Rp 7 miliar melalui sejumlah pejabat di Pemkab Bekasi.

Neneng disangka melanggar Pasal 12 huruf a dan Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. (Abba Gabrillin)

Tautan asal

Dalam video yang diunggah Kompas TV, KPK tetapkan 9 tersangka proyek suap terkait perizinan properti di Kabupaten Bekasi dengan barang bukti berupa 90.000 dolar Singapura, Rp 513 juta dan 2 unit mobil yang digunakan untuk transaksi.

Baca: Bupati Bekasi Ditetapkan Sebagai Tersangka oleh KPK

Berikut adalah daftar 9 tersangka; BS, Direktur Operasional Lippo Group; T Dan FDP Konsultan Lippo Group; HJ, pegawai Lippo Group; NNY, Bupati Bekasi 2017-2022; J, Kepala Dinas PUPR Kab. Bekasi; SMN, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi; DT, Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi; NR, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi.

Berikut video terkait pengumuman KPK.

Sebelumnya, Neneng Hasanah Yasin sudah mencoba untuk tidak panik.

Dia bahkan mengumpukan wartawan di Kabupaten Bekasi untuk mencoba lolos dari jerat hukum.

Bahkan, dia sudah menimpakan kesalahan pada sejumlah anak buahnya.

Baca: Terungkap Buruknya Pelayanan Publik Kabupaten Bekasi Dampak Korupsi

Baca: Terkuak Uang Rp 1 Miliar Pecahan Singapura dalam OTT KPK di Kabupaten Bekasi

Baca: Rakyat Sulit Akses Pendidikan Saat Ruangan Pejabat Pemkab Bekasi Disegel KPK

Jejak korupsi Bupati Bekasi dalam kasus perizinan Meikarta dinilai bukan hanya satu-satunya kasus yang akan terkuak.

Buruknya pelayanan publik di Kabupaten Bekasi menunjukkan korupsi di sana terjadi sangat massif.

KPK telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan kemudian menetapkan Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka kasus korupsi.

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved