Breaking News:

Ernest Prakasa Pertaruhkan Rumah Tangganya dengan Meira Anastasia

Akan tetapi, usai skrip jadi dan proses syuting berlangsung, Meira mengaku mendapatkan tekanan yang luar biasa dari Ernest.

Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
WARTA KOTA/ARIE PUJI WALUYO
Pernikahan yang sudah dijalani delapan selama 10 tahun, rupanya dipertaruhakan oleh sutradara dan pemain film Ernest Prakasa (36) dengan Meira Anastasia. 

PERNIKAHAN yang sudah dijalani delapan selama 10 tahun, rupanya dipertaruhakan oleh sutradara dan pemain film Ernest Prakasa (36) dengan Meira Anastasia.

Ernest Prakasa dan Meira Anastasia mempertaruhkan rumah tangganya, ketika keduanya terlibat menjadi sutradara dan asisten sutradara, dalam sebuah project film layar lebar yang bertajuk 'Milly & Mamet: Ini Bukan Cinta dan Rangga'.

Film karya Starvision Plus itu, menjadikan sepasang suami istri ini menjadi director dan co-director, untuk mengangkat cerita tentang jalinan cinta Milly dan Mamet yang diperankan oleh Sissy Prescillia dan Dennis Adhiswara.

Dalam peluncuran poster dan teaser film 'Milly & Mamet: Ini Bukan Cinta dan Rangga', di Hongkong Cafe (HKC) Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/10/2018) sore, Meria menjelaskan bahwa ia selalu diomeli oleh Ernest Prakasa saat proses syuting berlangsung.

"Jadi yang enggak keliatan orang enggak ada yah saya nangis, tapi yang gak keliatan orang enggak kehitung saya nangis. Jadi selama proses syuting saya diomeli terus sama Ernest. Jadi kayak mempertaruhkan pernikahan kami lah, pernikahan kami di uji," kata Meira Anastasia.

Meira menjelaskan bahwa ketika dirinya menyelesaikan skrip skenario, Ernest jarang sekali mengomelinya karena diskusi berjalan begitu lancar, meskipun ada cekcok kecil yang menjadi warna kerjasama mereka.

Akan tetapi, usai skrip jadi dan proses syuting berlangsung, Meira mengaku mendapatkan tekanan yang luar biasa dari Ernest.

"Jadi co-director itu lah pernikahan kami di uji. Benar-benar beda banget. Nulis skrip jarang berantem. Ketika saya menjadi co director, pressure besar banget. Ini film pertama Ernest yang direct sendiri," ucapnya.

"Aku cuman kasih masukan mengenai skrip. Kita belajar lagi dalam satu hubungan untuk bekerja lagi di garis yang berbeda. Tapi seru sih, kita ada nangis, berantem, dan lain-lain," tambahnya.

Kendati demikian, Meira memahami ketegasan Ernest dalam bekerja, karena sang suami mendapatkan presure yang luar biasa juga.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved