Gara Gara Guru NK, Kepala Sekolah SMAN 87 Mendapatkan Caci Maki dan Hinaan

Patra Patiah mendapatkan tiga pesan beruntun dari sebuah nomor tak dikenal yang mengaku sebagai orang tua siswa SMAN 87 Jakarta Selatan.

Warta Kota/Hamdi Putra
Kepala Sekolah SMAN 87, Patra Patiah, saat memberikan keterangan tentang kasus guru agama berinisial NK yang diduga menanamkan doktrin anti-Jokowi, Jumat (12/10/2018). 

Gara-gara ulah guru agama berinisial NK, Kepala Sekolah SMAN 87 Jakarta Selatan, Patra Patiah terkena imbasnya.

Warta Kota mengunjungi sekolah tersebut pada Jumat (12/10/2018) pagi. Aktivitas belajar mengajar tampak berjalan normal.

Petugas keamanan mengarahkan untuk bertemu guru piket yang letaknya berada di depan ruangan Kepala Sekolah.

Usai menanyakan identitas dan maksud kedatangan, guru piket lalu meninggalkan meja kerjanya, menghilang entah kemana.

Sekitar satu jam kemudian, dua orang guru terlihat menempati meja piket. Warta Kota lalu menghampiri keduanya dan menanyakan keberadaan Kepala Sekolah.

Berbeda dari sebelumnya, kali ini guru piket yang mengaku sebagai guru mata pelajaran kesenian itu menyambut dengan ramah.

Ia pun bertanya perihal maksud kedatangan kami untuk menemui Kepala Sekolahnya.

Setelah menunggu beberapa jam untuk sesi wawancara, Warta Kota bersama wartawan lainnya diberi waktu beberapa menit untuk tanya-jawab dengan Patra Patiah.

"Sesi wawancara dibikin singkat aja ya, mas. Kasihan Bu Patra, capek banget, pusing dan syok," kata guru kesenian bernama Yayuk.

Memasuki ruang kerjanya, terlihat raut muka Patra Patiah yang begitu lelah. Ia menghela napas panjang dan mempersilakan awak media untuk duduk.

Halaman
123
Penulis:
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved