Tak Ada Lawan, Pria Ini Pilih Isterinya Jadi Lawan di Pemilihan Kepala Desa

"Karena peraturannya begitu (harus dua), istri saya mendaftar pada menit terakhir. Daripada mundur lagi, dan tidak ada pendaftar," tuturnya.

Tak Ada Lawan, Pria Ini Pilih Isterinya Jadi Lawan di Pemilihan Kepala Desa
Dok Suhut
Suami Istri Suhut dan Partini Maju Dalam Pilkades desa Kepek, Kecamatan Saptosari, Gunungkidul.(Dok Suhut) 

Pemilihan kepala desa ( pilkades) akan digelar serentak di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, Sabtu (13/10/2018).

Suasana politik yang panas jelang pemilihan kepala desa yang biasa terjadi di sejumlah daerah tidak tampak di Desa Kepek, Kecamatan Saptosari, Gunungkidul.

Di desa ini kondisi politik terbilang adem ayem, sebab hanya ada satu calon kepala desa yaitu Suhut.

Tak ada calon lain yang ingin menjadi kepala desa.

Lantaran tak mau mundur dari pencalonannya Suhut akhirnya meminta sang Isteri, Partini, untuk menjadi lawannya.

"Saya maju karena dorongan masyarakat yang mungkin masih percaya kepada saya. Sebab, saya sebelumnya menjabat jadi Pj (pelaksana jabatan) Kades Desa Kepek selama dua tahun," katanya, Kamis (11/10/2018).

Jelang penutupan pendaftaran, hanya satu orang yang mendaftar. Padahal, sesuai Perda Gunungkidul Nomor 17 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Perda 5/2015 tentang Kepala Desa, calon minimal harus dua.

"Karena peraturannya begitu (harus dua), istri saya mendaftar pada menit terakhir. Daripada mundur lagi, dan tidak ada pendaftar," tuturnya.

Usai pendaftaran, serangkaian proses dilakukan, termasuk pengambilan nomor urut. Partini mendapat nomor urut 1 dan Suhut nomor urut 2.

Mereka pun telah memaparkan visi dan misinya pada Minggu (7/10/2018) di balai desa. Uniknya, mereka tidak memasang gambar apa pun dalam masa kampanye ini.

Halaman
123
Editor: Murtopo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved