Darwin Volcanic Kabarkan Gunung Salak Meletus, Ini Penjelasan PVMBG

"Gunung Salak tidak meletus. Status tetap Normal (Level I). Beredar informasi yang menyatakan Gunung Salak meletus dan mengganggu penerbangan."

Darwin Volcanic Kabarkan Gunung Salak Meletus, Ini Penjelasan PVMBG
Ehamberg/Wikipedia
GUNUNG Salak, Bogor 

KEPALA Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menegaskan bahwa informasi terkait erupsi Gunung Salak di Bogor, Jawa Barat, adalah tidak benar.

Pernyataan Sutopo dalam twitternya @Sutopo_PN memperkuat penjelasan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

"Gunung Salak tidak meletus. Status tetap Normal (Level I). Beredar informasi yang menyatakan Gunung Salak meletus dan mengganggu penerbangan." tulis Sutopo.

"Berdasarkan pengamatan visual, instrumentasi dan observasi lapangan, PVMBG menyatakan bahwa Gunung Salak tidak meletus. Aman dan tenang," imbuhnya.

PVMBG Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dalam siaran persnya membantah kabar yang menyebutkan bahwa Gunung Salak mengalami erupsi pada Rabu (10/10/2018).

"Hingga saat ini Gunung Salak tidak mengalami erupsi. Gunung Salak saat ini masih berada pada tingkat aktivitas Level I (Normal)," demikian pernyataan PVMBG melalui siaran pers.

PVMBG pun meminta warga tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang belum jelas sumbernya.

Erupsi

Darwin Volcanic Ash Recovery Center menerbitkan peringatan soal erupsi Gunung Salak pada Rabu (10/10/2018).

Menurut mereka, tanda erupsi itu berupa asap setinggi 50.000 kaki dari puncak.

Sejauh ini, lembaga itu masih menyatakan bahwa apa yang mereka deteksi mungkin bisa false alarm.

Jika terbukti benar, maka itu akan menjadi erupsi pertama Gunung Dalak dalam 80 tahun.

Membantah pemberitaan tersebut, PVMBG melaporkan bahwa berdasarkan pengamatan visual mereka, cuaca di Gunung Salak cerah hingga hujan dengan embusan angin lemah ke arah selatan dan utara.

Rekaman gempa pada Rabu hingga pukul 20.00 WIB pun tidak teramati kegempaan di Gunung Salak.

"Hasil observasi lapangan yang dilakukan secara langsung oleh pengamat Gunung Salak hingga pukul 20:00 WIB tidak teramati adanya jatuhan/hujan abu vulkanik dan tidak terdengar suara dentuman baik di wilayah puncak Gunung Salak maupun di sekitar lerengnya seperti di wilayah Taman Nasional Cidahu," demikian penjelasan PVMBG

Penulis: Fred Mahatma TIS
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved