Gempa Donggala Palu

BNPB Tegaskan Relawan Asing Buka Dilarang, tapi Diminta Berkoordinasi

"Ada beberapa bantuan asing yang dibutuhkan dan ada bantuan asing yang sudah cukup di lapangan," tuturnya.

BNPB Tegaskan Relawan Asing Buka Dilarang, tapi Diminta Berkoordinasi
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Suasana pesisir pantai Kota Palu, Sulawesi Tengah, masih banyak puing-puing yang berserakan, Rabu (10/10/2018). 

KEPALA Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, merespons video viral yang diduga pengusiran relawan asing di lokasi bencana Sulawesi Tengah.

Saat konferensi pers yang dilakukan di Graha BNPB, Jakarta Timur, Sutopo Purwo Nugroho menegaskan ada beberapa aturan yang harus menjadi perhatian khusus bagi para relawan asing.

"Aturan yang diterapkan untuk bantuan dan relawan asing tidak bertujuan untuk melarang bantuan asing ataupun relawan asing masuk ke Sulawesi Tengah, guna membantu proses search and recovery," kata Sutopo Purwo Nugroho, Rabu (10/10/2018).

Baca: Setengah Kekuatan Indro Hilang Sejak Istrinya Sakit

Dalam aturan tersebut, pemberi bantuan dan relawan asing diminta terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan tim nasional dan atau lembaga nasional yang ditunjuk, untuk memimpin proses rescue and recovery.

Selain itu, bantuan pemerintah asing juga diminta untuk koordinasi dengan tim nasional melalui Kemenlu, sedangkan untuk NGO asing berkoordinasi dengan PMI dan afiliasi NGO nasional.

"Mereka bisa masuk setelah diizinkan dan melakukan koordinasi tersebut. Ini penting untuk memastikan semua bantuan dan kegiatan rescue dan recovery terkordinasi dengan baik," jelasnya.

Baca: Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Diprediksi Tembus 67 Juta Orang pada Akhir 2018

Sejauh ini, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, kebutuhan yang diperlukan dari asing terdiri dari pesawat angkut, genset, tenda pengungsi, water treatment, serta rumah sakit lapangan dan peralatan medis.

"Ada beberapa bantuan asing yang dibutuhkan dan ada bantuan asing yang sudah cukup di lapangan," tuturnya.

Sutopo Purwo Nugroho pun meminta agar para relawan asing berkoordinasi dengan baik, dan mengimbau relawan yang sudah tak memiliki kegiatan agar meninggalkan Palu.

"Tujuan dari kordinasi ini adalah agar tidak terjadi keadaan di lapangan, di mana para relawan memiliki niat baik untuk membantu, namun karena kegiatannya tidak terkordinasi atau kurang tepat, sehingga justru dapat menghambat proses rescue and recovery yang sedang dipimpin tim nasional," papar Sutopo Purwo Nugroho. (Rina Ayu)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved