Perjuangan Atlet Disabilitas di Asian Para Games 2018 Jadi Inspirasi Siswa Sekolah Spectrum

Perjuangan Atlet Disabilitas di Asian Para Games 2018 Jadi Inspirasi Siswa Sekolah Spectrum.

Perjuangan Atlet Disabilitas di Asian Para Games 2018 Jadi Inspirasi Siswa Sekolah Spectrum
Istimewa
Siswa siswi Sekolah Spectrum datang ke Senayan untuk menyaksikan atlet yang bertanding di Asian Para Games 2018. 

WARTA KOTA, SENAYAN---Berbagai kalangan masyarakat tak ingin melewatkan untuk menyaksikan langsung Asian Para Games 2018.

Perhelatan yang digelar sedari Sabtu (6/10/2018) mengundang masyarakat ingin ikut mendukung langsung atlet Indonesia, di antaranya siswa siswi Sekolah Spectrum Bintaro, Tangerang Selatan.

Sekolah ini merupakan sekolah yang menerima anak berkebutuhan khusus mulai dari disabilitas intelektual hingga fisik.

Enam anak beserta orangtua dan pendamping merasa bahagia bisa datang dan menonton langsung pertandingan para atlet disabilitas.

Novita Mutiara Syarif, orangtua murid, yang ikut mendampingi rombongan mengatakan, kehadiran rombongan pelajar Sekolah Spectrum selain karena kebetulan kegiatan sekolah sedang diliburkan, juga ingin ikut dalam euforia Asian Para Games.

Rona gembira tampak sangat jelas dari M Pandu Radiansyah serta teman-teman pelajar lainnya ketika ditemui di pintu 5 Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (9/10/2018).

"Kami baru sempat datang hari ini, karena kebetulan sekolah diliburkan. Jadi beberapa siswa dan orangtua sengaja janjian khusus untuk ke sini," kata Novita.

Rombongan menonton pertandingan badminton saat tim Indonesia bertanding melawan Vietnam dan China.

Novita bercerita anak-anaknya ikut berteriak menggelorakan Indonesia dan merasakan atmosfer dukungan dari penonton lain untuk atlet yang tengah berjuang.

"Kami melihat dari sisi yang berbeda, yaitu kemampuan para atlet dengan berbagai keterbatasan tapi tetap menjadikannya sebagai suatu kelebihan," kata Novita.

Selain penasaran dengan pertandingan yang ada, Novita dan orangtua murid mengajak anak-anaknya untuk belajar menggunakan fasilitas umum ramah disabilitas yang tersedia seperti transportasi serta trotoar.

Novi merasakan bahwa fasilitas yang ada sudah cukup mengakomodasi penyandang disabilitas.

Baca: Asian Para Games 2018, Peraih Perak Para Atletik Ini Termotivasi Keberadaan Sang Istri

Baca: Asian Para Games 2018, Indonesia Kalah 20-106 dari China di Penyisihan Grup A Wheelchair Basketball

Baca: Menyaksikan Atlet Asian Para Games 2018, Siswa Siswi SMPN 141 Jakarta Belajar Lebih Bersyukur

Penulis: Dewi Pratiwi
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved