Breaking News:

Gempa Donggala Palu

DPR Usul Ibu Kota Sulawesi Tengah Dipindahkan dari Palu

Ali menegaskan, pemindahan ibu kota juga didasarkan pada Undang-undang Nomor 26 tentang Penataan Ruang.

Editor: Yaspen Martinus
Kompas.com/Kristianto Purnomo
BANGUNAN hancur di Patobo, Palu, Sulawesi Tengah, akibat gempa tampak jelas terlihat, Kamis (4/10/2018). Lokasi ini menjadi salah satu yang kerusakannya terparah akibat terjadi amblasan dan kenaikan tanah karena posisinya tepat di jalur sesar Palu Koro. 

ALI Taher, Ketua Komisi VIII DPR dari Fraksi PAN, mengusulkan ibu kota Sulawesi Tengah dipindahkan dari Kota Palu.

Ali khawatir insiden gempa dan tsunami bakal kembali terjadi di masa yang akan datang, karena letak geografis Palu yang rawan bencan.

"Jika kita mencermati informasi itu, maka posisi Palu itu kan di teluk, tempat menampung air dan tanahnya itu berlumpur, masuk ke dalam. Jika itu diteruskan, ibu kota di situ, dikhawatirkan ini akan terulang kembali di masa yang akan datang," tutur Ali di Media Center, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Baca: Didesak Ibunya Agar Segera Menikah, Roro Fitria Mengaku Belum Punya Pacar

Ketua DPP PAN itu mengatakan, usulan tersebut akan disampaikan saat rapat kerja Komisi VIII bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dia akan meminta BNPB mencari alternatif ibu kota baru.

"Karena itu kita besok merekomendasikan supaya BNPB sebagai mitra kerja membicarakan ini kepada pemerintah, khususnya PUPR, termasuk kementerian terkait, supaya ide ini betul-betul dipertimbangkan," paparnya.

Ali menegaskan, pemindahan ibu kota juga didasarkan pada Undang-undang Nomor 26 tentang Penataan Ruang. Dia pun ingin proses rehabilitasi dan rekonstruksi Palu ini dipikirkan secara matang

"Kejadian ini kan bukan pertama, sudah sering ada bencana, muncul lagi, kemudian tsunami lagi. Kita tidak menginginkan Palu menjadi Aceh yang kedua. Sedihlah kita sebagai bangsa, dan masih banyak lahan yang diperuntukkan ibu kota di Sulawesi Tengah dan tempat lain," bebernya. (Chaerul Umam)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved