Perankan Sarah di 'Menunggu Pagi', Aurelie Moeremans Ngga Suka Lakukan Ini tapi Harus

"Jogetnya kan harus natural dan menikmati banget yaah, sementara aku ngga begitu suka musik EDM."

Perankan Sarah di 'Menunggu Pagi', Aurelie Moeremans Ngga Suka Lakukan Ini tapi Harus
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
AURELIE Moeremans di sela-sela press screening, press confrence, dan gala premiere film 'Menunggu Pagi', di CGV Cinema Pacific Place, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018) malam. 

PEMAIN film Aurelie Moeremans kembali ditantang untuk memerankan karakter baru, dalam karirnya di dunia akting.

Aurelie Moeremans memerankan karakter Sarah, seorang remaja putri yang cuek dan juga tomboy, namun menjadi anak yang suka sekali dengan party atau musik Electro Dance Music (EDM).

Peran Sarah yang dibintangi oleh Aurelie Moeremans itu dalam film yang bertajuk 'Menunggu Pagi' karya Teddy Surya Atmadja bersama rumah produksi IFI Sinema.

Baca: Gara-gara Adegan Ciuman, Aurelie Moeremans Dibetein Marcello Tahitoe

Baca: Ngga Pernah Ngajak Sang Kekasih Nonton Filmnya, Ini Alasan Aurelie Moeremans

Aurelie Moeremans mengaku menjadi Sarah tidak lah sulit. Kesulitan atau tantangannya menjadi Sarah, ketika ia harus menikmati musik EDM yang memang bertolak belakang, dengan selera musiknya saat ini.

"Susahnya itu gimana aku joget, menikmati musik EDM lagi party, itu susah banget. Karena jogetnya kan harus natural dan menikmati banget yah, sementara aku ngga begitu suka musik EDM," kata Aurelie Moeremans ketika ditemui di sela-sela acara press screening, press confrence, dan gala premiere film 'Menunggu Pagi', di CGV Cinema Pacific Place, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018) malam.

Dalam film tersebut, Aurelie pun menikmati musik EDM saat menghadiri acara Djakarta Warehouse Project (DWP) bersama dengan gebetannya.

Kekasih musisi dan penyanyi Marcello Tahitoe itu mengatakan pernah datang ke acara musik EDM terbesar se-Asia Tenggara itu. Tetapi, tidak segitu hacticnya menikmati musik EDM.

"Walaupun udah pernah, tapi aku ngga gitu bisa jogetnya. Pas syuting aja, kata sutradara aku jogetnya masih kaku. Ya udah, terus aku disuruh joget selama 10 menit sama sutradara, terus diambil gambar. Puji Tuhan dapet gambarnya aku joged," ucapnya.

Selain joged yang menantang Aurelie, tidak ada hambatan lain ketika dirinya mengambil beberapa adegan lainnya. Ia pun senang menerima tawaran film tersebut, dikarenakan ceritanya sangat dekat dengan kehidupan kaum milenials saat ini.

"Selebihnya sih puji tuhan pengambilan gambarnya lancar-lancar aja. Yah itu susahnya cuman di joged aja," ujar Aurelie Moeremans.

Halaman
12
Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved