Dimas Anggara Jadi Anak Autis di Film Dancing In The Rain

Betapa senangnya pemain film dan sinetron Dimas Anggara (30), mendapatkan peran yang memang di impi-impikan olehnya.

Dimas Anggara Jadi Anak Autis di Film Dancing In The Rain
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Dimas Anggara ketika ditemui di gedung Redaksi Warta Kota, Palmerah Barat, Jakarta Pusat, Selasa (9/10/2018) saat mempromosikan film 'Dancing In The Rain', bersama dengan Bunga Zainal, Joshua, Gisella, dan Gilang. 

"Awalnya saya minta sama rumah produksi, untuk ada waktu bisa belajar sama psikolog. Kemudian, psikolog dampingin saya dari awal sampai selesai syuting. Psikolognya itu memang pakar dibidang berkebutuhan khusus. Dikasih waktu untuk ketemu sama anak berkebutuhan khusus sih biar dapet karakternya," jelasnya.

Kesulitan menjadi anak spectrum autis, diakui oleh Dimas adalah mempelajari gerak tubuhnya. Ia dituntut harus semirip mungkin menjadi anak yang mengalami autis.

"Susah buat ngolah tubuhnya, karena diluar karakter asli. Body language sendiri dibuat dari kecil sampai dewasa. Karena Banyu kecil diperankan Gilang, saya yang remajanya. Saya dan Gilang ketemu di lokasi sama gilang, buat body languange sama Gilang biar mirip," ujar Dimas Anggara.

Film Dancing In The Rain mengisahkan kasih sayang dan perjuangan Eyang Uti (Christine Hakim) terhadap cucu satu-satunya, Banyu (Dimas Anggara) .

Sejak lahir, Banyu ditelantarkan orangtuanya, namun Eyang Uti dengan penuh kasih sayang merawat dan membesarkan Banyu.

Rasa iba semakin dalam begitu Banyu diketahui mengidap spektrum autis. Hal tersebut membuat Banyu sulit berinteraksi dengan lingkungan.

Apalagi Banyu juga sering dibully oleh teman-temannya. Namun seiring berjalan waktu, Banyu menemukan sahabat yang sangat menyayangi, yaitu Kinara (Bunga Zainal) dan Radin (Deva Mahenra).

Seiring berjalannya waktu persahabatan ketiganya semakin kompak. Akan tetapi, persahabatan ketiganya harus mengalami sebuah ujian. Film yang diperankan Bunga Zainal ini akan tayang pada 18 Oktober 2018 mendatang. (Arie Puji Waluyo/ARI).

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved