Antisipasi Penarik Becak Tembak, Ini Langkah Lurah Pekojan

Lurah Pekojan berusaha mengantisipasi serbuan penarik becak tembak di wilayahnya. Mereka menyewa becak dari pemilik aslinya.

Antisipasi Penarik Becak Tembak, Ini Langkah Lurah Pekojan
Warta Kota/Hamdi Putra
Hasyim Ngadiman 68 (kanan), bersama rekannya sesama pengayuh becak di Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (1/2/2018). 

LURAH Pekojan Tri Prasetyo Utomo mengatakan, pihaknya kini berupaya mengantisipasi adanya penarik becak tembak. Penarik becak ini menyewa becak dari pemilik aslinya. 

Walau kasus ini belum ditemukan wilayahnya, Tri akui tetap melakukan pengawasan ketat dengan menggandeng tokoh masyarakat, RT-RW, serta Polisi dan TNI.

"Masalah seperti ini emang belum ditemukan. Tapi harus diwaspadai dengan cara sinergikan koordinasi wilayah dengan stakeholder yang ada. Dengan memberdayakan RT-RW dan Tiga Pilar kita akan mengontrol," ungkap Tri, Senin (8/10/2018)

Tri mengatakan, di wilayah Pekojan, rata-rata warganya sebagian berprofesi penarik becak.

Namun, isu mengenai penarik becak tembak, ia juga tengah mengupayakan agar tidak ada becak dari luar Jakarta datang ke Pekojan.

"Memang benar warga kita memang rata-rata berprofesi sebagai tukang becak. Tetapi safety nyaman. Boleh dibilang kita minimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, mengenai operasional di becak. Kalau memang ada indikasi perihal jual beli atau sewa menyewa becak, serta libatkan orang-orang agar punya keuntungan atau juga kepentingan sendiri, jelas kita tindak," jelasnya.

Penulis:
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved