Galian Kabel di Pulau Tidung Kepulauan Seribu Dikeluhkan Warga

Galian kabel milik PLN di wilayah RW 02 Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu, dikeluhkan warga.

Galian Kabel di Pulau Tidung Kepulauan Seribu Dikeluhkan Warga
Istimewa
Galian kabel milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di wilayah RW 02 Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu, dikeluhkan. Galian kabel tersebut mengganggu aktivitas warga. 

WARTA KOTA, KEPULAUAN SERIBU---Galian kabel milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di wilayah RW 02 Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu, dikeluhkan. Galian kabel tersebut mengganggu aktivitas warga.

Lurah Pulau Tidung, Cecep Suryadi, mengatakan, awalnya ia mendapat komplain dari warga perihal galian kabel milik PT PLN sepanjang kurang lebih 800 meter. Terlebih kabel yang akan ditanam belum berada di lokasi.

"Kontraktornya asal bangun, asal gali, lalu saya minta itu dihentikan. Kenapa? Karena saya tanya sudah digali, kabelnya mana? Kabelnya masih dalam perjalanan, perjalanannya di mana? Ternyata masih di Kalibaru, masih di darat," kata Cecep, Jumat (5/10/2018).

Cecep mengatakan, kabel yang dimaksud baru akan tiba pada Sabtu (6/10/2018) sekira pukul 08.00 WIB.

Padahal galian yang dilakukan sejak pagi hari itu sudah sepanjang 800 meter dan mengambil sebagian badan jalan.

"Saya bilang kalau mau gitu, saya bilang jangan asal penggalian, ditahan dulu. Proses selanjutnya kalau besok pagi sudah ada kabelnya, saya minta kabelnya digelar dulu sepanjang jalan lalu penggalian 10 meter," katanya.

Akibat galian kabel tersebut, warga tidak lagi leluasa untuk beraktivitas. Tidak hanya itu, gerobak motor yang biasa mengangkut sampah di Pulau Tidung juga tidak bisa melintas di jalanan.

"Kendalanya gerobak motor PPSU nggak bisa melintas, sampah enggak bisa keangkut. Belum lagi kalau ada anak kecil yang terporosok, siapa yang tanggung jawab? Itu dalam galiannya bisa sampai 50 cm," ungkapnya.

Cecep mengaku sudah berkoordinasi dengan ketua RW setempat untuk memberitahu kepada warga yang rumahnya terkena galian kabel agar anak-anaknya berhati-hati dan jangan sampai terperosok ke dalamnya.

"Saya bilang jangan asal gali, kasihan warga lain, kabelnya masih di mana tahu kan. Seharusnya 10 meter digali, tanam, sudah normal, gali lagi. Jangan kayak begini, digali 800 meter ternyata kabelnya belum datang," ucapnya.

Baca: Bikin Macet, Sisa Tanah Galian di Jalan Gedong Panjang Dikeluhkan Warga

Baca: Mau Parkir, Mobil Jauar Malah Nyemplung ke Lubang Galian Resapan Air di Tanjung Duren

Baca: Mengenaskan Nasib Pengendara Motor yang Terkubur Galian Bukan Tanggung Jawab PDAM

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved