Bantuan FPI Disebut Hoax, Habib Rizieq Bicara, Sebut Rezim Pembohong

Dituduh aksi sosial yang dilakukan oleh ratusan Laskar FPI bohong, Imam Besar FPI Habib Rizieq angkat bicara.

Bantuan FPI Disebut Hoax, Habib Rizieq Bicara, Sebut Rezim Pembohong
Habib Rizieq Syihab. (Foto: akun twitter @rizieqsyihabFPI) 

DITUDUH aksi sosial yang dilakukan oleh ratusan Laskar Front Pembela Islam (FPI) bohong, Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab (HRS) angkat bicara.

Dirinya menyebut pemerintahan Joko Widodo adalah Rezim Pembohong.

"Rezim pembohong," tulis Habib Rizieq Syihab lewat akun twitternya @rizieqsyihabFPI pada Rabu (3/10/2018).

Pernyataannya beralasan. Hal tersebut merujuk pada pencekalan yang dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi terhadap dirinya sejak beberapa pekan lalu.

Sehingga Habib Rizieq Syihab tidak dapat keluar Arab Saudi hingga kini.

Baca: Gerindra Tunggu Waktu Baik Berikan Nama Wagub DKI

Baca: Senin 8 Oktober 2018, Uji Coba Sistem Satu Arah Jalan Wahid Hasyim

Dikutip dari Tribunnews.com, KBRI Riyadh menyebut belum menerima nota diplomatik dari Kementerian Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi mengenai Pencekalan Habib Rizieq Syihab, khususnya overstay sejak 21 Juli 2018 lalu.

Kekecewaaannya itu disampaikan lewat poster yang diunggahnya bersamaan statusnya.

Terdapat potret Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel dan dua buah kalimat, yakni 'KBRI Riyadh Saudi : KBRI tidak tahu adanya pencekalan HRS', Padahal KBRI justru pihak pertama yang tahu (overstay dan pencekalan) sebelum yang lainnya.

Baca: Dituding Hambat Akses Rizieq Shihab di Arab Saudi, BIN: Pemerintah Justru Ingin HRS Segera Pulang

Baca: Arab Saudi Larang Rizieq Shihab Pergi, Pemerintah Siap Bantu

Selain itu, terdapat juga potret Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Rudiantara. Tertulis, 'Kominfo RI Jakarta : Berita FPI turun membantu gempa Palu adalah Hoax'.

Padahal FPI justru pihak pertama yang turun ke Palu jauh sebelum pemerintah.

Pernyataan Habib Rizieq Syihab pun didukung oleh laskar FPI lewat akun @Informasi_FPI.

Lewat statusnya, FPI menegaskan dua hal penting, antara lain FPI tidak menyebarkan Hoax, sebab seluruh video dan potret adalah peristiwa nyata.

Selain itu, kedua FPI mengingatkan agar seluruh pihak tidak perlu risau dengan aksi sosial yang dilakukan.

Mereka mengaku tidak ingin diliput demi pencitraan, sebab seluruh aksi yang dilakukan oleh Laskar FPI semata hanya karena Tuhan.

"Pertama, tidak ada satupun akun yg berbasis dgn FPI menyebarkan Hoax. Foto & video yg kami bagikan adalah asli dari Lokasi kejadian. Kedua, gak usah risau dgn kerja kami, tak perlu liput yg kami lakukan, dan gak usah panik dgn keberadaan kami. Yg kami cari hanya Ridho Allah," tulis admin @Informasi_FPI melengkapi sebuah portal pemberitaan KemenKominfo RI yang menyebut Aksi FPI Hoax. 

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved