Vandalisme Kereta MRT Tidak Dihapus Sampai Pelaku Tertangkap

Wiliam pun masih menunggu kerja keras aparat penegak hukum untuk memberi sanksi hukum bagi para pelaku.

Vandalisme Kereta MRT Tidak Dihapus Sampai Pelaku Tertangkap
Warta Kota/Anggi Linda Putri
Dirut PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta William Syahbandar di Balai Kota DKI Jakarta. 

DIREKTUR Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta William Syahbandar mengatakan bahwa gerbong kereta yang terkena vandalisme memang sengaja tidak dihapus.

Hal tersebut atas permintaan pihak kepolisian.

Coretan belum boleh dihapus untuk barang bukti atau sampai pelaku tertangkap.

"Itu bisa dihapus, cuma memang pihak kepolisian minta untuk kita jangan hapus dulu," ujar William di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Ia juga mendapat info bahwa pihak kepolisian sudah berhasil mengidentifikasi pelaku Vandalisme MRT di Depo Lebak Bulus, beberapa waktu lalu.

"Kita kerja sama terus dengan kepolisian menurut pihak kepolisian pelaku sudah diidentifikasi," kata William.

Menurut Wiliam, dari hasil indentifikasi pelaku Vandalisme MRT di Depo Lebak Bulus diduga berasal dari komunitas Seni Jalanan atau Bomber.

"Kelihatannya gitu (pelaku bomber). Tapi kan ini benar-benar harus tunggu dari pihak kepolisian seperti apa," ucapnya.

Wiliam pun masih menunggu kerja keras aparat penegak hukum untuk memberi sanksi hukum bagi para pelaku.

"Kita tunggu saja proses selanjutnya . Pokoknya kita percaya dengan proses kepolisian kita mengucapkan terima kasih kepada Polsek Cilandak, Polres Jaksel, PMJ. Benar jadi infonya sudah jelas prosesnya cuma prosesnya masih di pihak kepolisian," ungkapnya. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved