Polres Depok Tangkap 27 Tersangka Narkoba Sepanjang Operasi Nila Jaya

Ke 27 tersangka ini semuanya laki-laki. Mereka terdiri dari pengedar narkoba, kurir dan pemakai

Polres Depok Tangkap 27 Tersangka Narkoba Sepanjang Operasi Nila Jaya
Warta Kota
Sebanyak 27 orang tersangka kasus peredaran dan penyalahgunaa narkoba dibekuk Polresta Depok selama operasi pemberantasan narkoba bersandi Nila Jaya di wilayah Kota Depok mulai 12 Agustus sampai 26 September 2018 dihadirkan di Mapolresta Depok, Senin. 

Kepolisian Resort Kota (Polresta) Depok mengamankan 27 orang tersangka kasus peredaran dan penyalahgunaa narkoba selama operasi pemberantasan narkoba bersandi Nila Jaya di wilayah Kota Depok mulai 12 Agustus sampai 26 September 2018.

Wakapolresta Depok AKBP Arif Budiman mengatakan ke 27 tersangka narkoba yang diamankan pihaknya itu terbagi dalam 25 kasus berupa peredaran narkoba, sekaligulus kepemilikan dan penyalahgunaan narkoba.

"Semuanya kami bekuk dengan cara undercover, yakni angggota melakukan penyamaran. Ke 27 tersangka ini semuanya laki-laki. Mereka terdiri dari pengedar narkoba, kurir dan pemakai narkoba," kata Arif di Mapolresta Depok, Senin (1/10/2018).

Menurutnya dari ke 27 tersangka diamankan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 172 gram serta jenis ganja sebanyak 287 gram. Nilai barang bukti narkoba yang diamankan itu seluruhnya mencapai ratusan juta rupiah.

"Dari penangkapan para pengedar dan penyalahguna narkoba ini, kami masih dalami dan kembangkan lagi, untuk mengungkap bandar atau pemasok narkoba ke mereka," kata Arif.

Diduga katanya pemasok atau bandar narkoba ke para tersangka, masih berasal dari Depok juga.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Depok Kompol Indra Tarigan, mengatakan sebagian besar tersangka di bekuk pihaknya di wilayah Sawangan dan Pancoran Mas di Depok.

Dua kecamatan itu kata Indra memang dikenal merupakan wilayah yang paling rawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kota Depok, selama beberapa tahun terakhir ini.

Menurutnya para tersangka yang dibekuk ini sudah menjadikan peredaran narkoba sebagai mata pencaharian mereka. Sekaligus juga kata dia beberapa diantaranya menjadi pengguna narkoba pula.

"Ada yang sudah mengedarkan narkoba sampai lima tahunan, namun juga ada yang baru mulai sebulan," kata Indra didampingi Paur Humas Polresta Depok Ipda Made Budi, di Mapolresta Depok, Senin (1/10/2018).

Untuk usia pelaku katanya, yang termuda adalah berusia 21 tahun dan yang paling tua 56 tahun.

Dari hasil penyelidikan pihaknya tambah Indra para pelaku mengaku nekat mengedarkan narkoba karena keuntungannya dianggap cukup besar.

Untuk narkoba jenis sabu, katanya pelaku membeli 1 gram sabu seharga Rp 1,6 Juta, kemudian memecahnya dalam beberapa paket. Sehingga setelah dijual eceran, total nilai uang yang didapat Rp 2 Juta sampai Rp 2,5 Juta.

Karena perbuatannya, kata Indra, para tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan Psikotropika dengan ancaman pidana penjara hingga lebih dari lima tahun.

Sementara itu, para tersangka yakni IY dan ZU yang bekerja sama dalam mengedarkan narkoba mengaku baru sekitar 3 bulan mengedarkan narkoba. "Awalnya diajak teman jadi coba-coba aja. Karena untungnya lumayan, jadi keterusan. Saya mau insyaf, Pak," kata ZU lesu saat dihadirkan di Mapolresta Depok, Senin (1/10/2018).(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved