Gempa Palu

Keluarga Yakin Ikhsan Korban Gempa Palu Mati Syahid

Keluarga Muhammad Iksan, salah seorang korban gempa Palu, mengiklaskan kepergian anggota keluarganya yang sedang bekerja itu.

Kompas.com/Rosyid A Azhar
HOTEL Roa Roa di kawasan Maesa di Kelurahan Lolu Timur, Kota Palu, luluh lantak dihantam rangkaian gempa yang melanda Sulawesi Tengah. Puluhan tamu belum diketahui nasibnya. 

Pihak keluarga ketika itu, hanya berserah diri dan berdoa agar keberadaan Ikhan segera diketahui dan dalam kondisi baik-baik saja.

Namun pada Sabtu (28/9) dapat kabar dari teman kerja korban yang kala itu menginap satu hotel dengan Ihsan, jika Ikhsan masih terjebak di dalam hotel yang saat itu kondisinya sudah luluh lantah.

"Kita dikabari kakaknya Ikhsan dari temannya itu, karena memang dia di Palu itu berdua. Kebetulan sore itu, temannya pergi keluar beli rokok, namun pasca gempa terjadi, dia melihat tempat ia menginap sudah hancur, bahkan ketika itu Ikhsan tidak dapat dihubungi," katanya.

Karena tak kunjung mendapat kabar atas keberadaan Ikhsan, kakak dan adiknya pun mencoba mencari ke Palu pada Sabtu (29/9).

Jenazah Ikhsan baru ditemukan pada pukul 13.00, namun belum dapat dievakuasi karena keterbatasan alat. Evakuasi dari jenazah Ikhsan baru dapat dilakukan pada Minggu (30/9).

"Setelah jam 1 siang jenazahnya udah diketemukan tapi belum di evakuasi. Baru bisa di evakuasi hari minggu. Menurut info Ikhsan baru satu-satu korban di hotel Roa Roa yang bisa di evakuasi. Kemudian di bawa ke rumah sakit di Palu, dan memang direncanakan di makamkan di Jakarta karena keluarganya berada di sini," ucapnya.

Kini, Jenazahnya dibawa ke Jakarta untuk disemayamkan di TPU Pondok Kelapa pada pukul 22.00 Senin, (1/10) malam ini.

Sementara rumah duka yang terletak di Komplek Billymoon, Duren Sawit Jakarta Timur hingga sore ini, mulai didatangi kerabat korban sebelum jenazah tiba dan disemayamkan.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved