SIAGA Sosialisasikan Pentingnya Pertolongan Pertama Serangan Jantung

MEMERINGATI Hari Jantung Nasional pada 29 September 2018, SIAGA menggelar event "Healthy Heart Safe Life" di BSD Tangerang, Sabtu (29/9/2018).

Istimewa
SIAGA mensosialisasikan pentingnya pertolongan pertama korban yang terkena serangan jantung di Edu Center BSD, Tangerang, Sabtu (29/9/2018). 

MEMERINGATI Hari Jantung Nasional yang jatuh pada 29 September 2018, SIAGA menggelar event "Healthy Heart Safe Life" di Edu Center BSD, Tangerang, Sabtu (29/9/2018).

Dalam programnya itu, SIAGA menggandeng berbagai komunitas olahraga untuk diberikan penyuluhan pentingnya penanganan pertama untuk seseorang yang terkena heart attack atau serangan jantung.

"Untuk mensosialisasikan mengenai pentingnya orang awan untuk tahu bagaimana pertolongan pertama yang benar," ujar Direktur SIAGA, Ivan Muliadi.

SIAGA sosialisasikan pentingnya pertolongan pertama korban yang terkena serangan jantung di Edu Center BSD, Tangerang, Sabtu (29/9/2018).
SIAGA sosialisasikan pentingnya pertolongan pertama korban yang terkena serangan jantung di Edu Center BSD, Tangerang, Sabtu (29/9/2018). (Istimewa)

Alasan SIAGA mengumpulkan sejumlah komunitas olahraga setelah maraknya pemberitaan tentang beberapa anggota komunitas olahraga yang terserang jantung saat beraktifitas.

"Beberapa minggu ini banyak pemberitaan yang meninggal saat olahraga. Sehingga kita ingin mensosialisasikannya," jelas Ivan.

Para profesional di bidang medis turut dihadirkan untuk menjelaskan pentingnya pertolongan pertama terhadap korban yang mengalami serangan jantung.

Dalam pelatihan pertolongan pertama itu, para peserta diajak juga untuk melakukan praktek CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) jika nantinya terdapat seseorang yang mengalami gejala serangan jantung.

Pasalnya, hanya ada kesempatan waktu untuk menolong korban sekira empat sampai 10 menit dari waktu serangan yang biasa disebut golden time.

"Harapan ke depannya di Indonesia semakin aware akan pentingnya pertolongan pertama seperti ini, karena pertolongan pertama datang dari orang terdekat di samping kita. Karena tim medis tidak satu banding satu dengan kita, tapi setidaknya kita bisa menambah ilmu kita," papar Ivan.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved