Breaking News:

Gempa Donggala Palu

Polri: Rumah Sakit di Palu Lumpuh Total

Alat berat, kata dia, juga dibutuhkan untuk mengevakuasi para korban di reruntuhan. Kondisi menjadi sulit lantaran penerangan yang juga minim.

Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
MENARA ATC di bandara Mutiara, Palu yang rusak akibat gempa bumi 7,7 SR pada Jumat (28/9/2018) petang. 

POLRI menyebut kondisi Palu, Sulawesi Tengah setelah dilanda gempa, sedikit berbeda dengan Lombok, Nusa Tenggara Barat yang juga sempat diguncang bencana serupa.

"Kondisi pasca-gempa di Palu sedikit berbeda dengan di Lombok. Sebab, jaringan listrik, air mati, makanan lebih sulit, wilayah terdekat," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, ketika dikonfirmasi, Sabtu (29/9/2018).

Ia juga mengatakan, kondisi rumah sakit di Palu lumpuh total. Adapun hingga saat ini, bahan makanan, obat-obatan, hingga penerangan, menjadi bantuan yang dibutuhkan bagi para korban.

Baca: 384 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa dan Tsunami di Palu-Donggala

Alat berat, kata dia, juga dibutuhkan untuk mengevakuasi para korban di reruntuhan. Kondisi menjadi sulit lantaran penerangan yang juga minim.

"Lumpuh, rumah sakit lumpuh semua. Saat ini kesulitan penerangan," kata mantan Wakapolda Kalteng itu.

Sebagai solusi, Dedi mengatakan Menkopolhukam Wiranto telah memimpin rapat. Selain itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan tim juga direncanakan akan meninjau lokasi.

"Menkopolhukam memimpin rapat, untuk normalisasi dua hari ke depan. Pokok utama dari masyarakat yaitu evakuasi korban meninggal dunia dan luka berat. Lanjutkan besok pagi, Kapolri dan tim tinjau lokasi," paparnya. (Vincentius Jyestha)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved