Breaking News:

Pemilu 2019

Antisipasi Gesekan Politik, Polsek Serpong Gelar Pertemuan Lintas Sektoral

PANAS iklim politik Indonesia khususnya para pendukung dari kedua kubu Pilpres 2019 membuat Polsek Serpong menginisiasikan kampanye damai.

Penulis: Zaki Ari Setiawan | Editor: Fred Mahatma TIS
Istimewa
POLSEK Serpong menggelar pertemuan lintas sektoral bersama Danramil 03 Serpong, Camat Serpong dan Serpong Utara, PPK, serta Panwascam sekitar guna antisipasi gesekan politik di masyarakat dan mengikrarkan kampanye damai, Sabtu (29/9/2018). 

PANAS iklim politik Indonesia khususnya para pendukung dari kedua kubu Pilpres 2019 membuat Polsek Serpong menginisiasikan kampanye damai.

"Kita menginisiasi dilaksanakannya deklarasi damai pemilu 2019 dengan tujuan menyejukkan tensi politik diwilayah hukum polsek Serpong," ucap Kapolsek Serpong Kompol Deddy Kurniawan setelah mengadakan pertemuan lintas sektoral di Mapolsek Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (29/9/2018).

Selain Kapolsek Serpong, hadir juga Danramil 03 Serpong, Camat Serpong dan Serpong Utara, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan Panwascam dalam pertemuan lintas sektoral.

Seluruh elemen yang hadir mendukung penuh inisiasi kampanye damai khususnya di wilayah Serpong, Tangerang Selatan.

Polsek Serpong dan instansi lainnya pun harus bekerja keras untuk bisa mendeteksi dini masalah dan potensi kerawanan yang akan terjadi, apalagi potensi gesekan antar masyarakat yang memiliki kepercayaan politik yang berseberangan.

"Kita harus bisa mendeteksi dini terkait kerawanan apa saja yang bisa timbul. Agar permasalahan yang timbul selama kampanye bisa cepat diatasi dan diminimalisir dampaknya," jelas Kompol Deddy.

Ketua Panwascam Serpong Utara Zenih Hadrosul menyambut baik penyelenggaraan deklarasi damai di wilayah Serpong yang diinisiasi Polsek Serpong.

Zenih berharap bisa bersama-sama menyelenggarakan pemilu damai dan terus berkoordinasi dengan para aparat untuk menjaga kondusifitas daerahnya.

"Kami sudah ada Indeks kerawanan pemilu, jangan sampai kejadian yang tidak diinginkan terjadi," ucap Zenih. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved