Breaking News:

Pencemaran Lingkungan, Tiga Langkah Dinas Lingkungan Hidup Jadikan Kali Bekasi Bersih Bebas Limbah

Pencemaran Lingkungan, Tiga Langkah Dinas Lingkungan Hidup Jadikan Kali Bekasi Bersih Bebas Limbah.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor:
Warta Kota/Muhamad Azzam
Kali Bekasi tercemar parah. 

WARTA KOTA, BEKASI---Pencemaran Kali Bekasi menjadi sorotan karena semakin parahnya pencemaran yang terjadi. Pencemaran juga membuat banyak ikan sapu-sapu mati.

Selain itu, pencemaran Kali Bekasi membuat pasokan air bersih di Bekasi terganggu. Pencemaran Kali Bekasi diduga disebabkan limbah industri.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi bakal melakukan tiga langkah untuk dapat merehabilitasi Kali Bekasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Luthfi, mengatakan, langkah itu harus dilakukan bersama-sama sesuai dengan kewenangan administrasi disetiap kabupaten atau kota yang dilintasi Kali Bekasi, mulai pengawasan, penindakan hingga penerapan sistem pengolahan limbah industri dan domestik yang benar.

Pertama, pengawasan industri di bantaran Kali Bekasi. Kedua, penindakan tegas kepada industri yang melakukan pencemaran, dan ketiga yaitu membuat sistem pengolahan limbah industri dan domestik.

"Harus sama-sama kami (Pemkot Bekasi) dan Pemkab Bogor awasi dan tindak tegas industri yang melakukan pencemaran. Tanpa tindakan tegas mereka masih kuncing-kucingan," kaat Jumhana saat ditemui Warta Kota, Jumat (28/9/2018).

Setelah pengawasan dan penindakan dijalankan, kata Jumhana, langkah berikutnya memperbaiki sistem pengolahaan limbah domestik.

"Kalau sudah tindakan tegas dijalankan, saya yakin industri bakal mikir kalau mau bandel buang limbah. Jika ingin bersih lagi, kami akan membuat pengolahan limbah domestik perumahan," katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Luthfi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Luthfi. (Warta Kota/Muhamad Azzam)

Jumahan mengatakan, untuk pengawasan dan penidakan industri wilayah Kota Bekasi di bantaran Kali Bekasi, pihaknya membuat surat penyataan ke pelaku industri bahwa akan mengolah limbah melalui instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Jika melakukan pelanggaran bakal ditutup dan dibawa keranah hukum.

"Limbah industri kami pantau terus, kami sudah mintakan mereka untuk membuat pernyataan. Jadi kalau misalnya mereka lakukan pencemaran atau ada bukti mereka lakukan pencemaran kami segel kami tutup. Itu membuat efek jera mereka," jelasnya.

Selama dua tahun ini, kata Jumhana, pihaknya telah melakukan penindakan ke industri yang melakukan pencemaran limbah.

"Kami segel laundri dan pengolahan plastik. Kami tutup dan dibawa keranah hukum," ujarnya.

Jumhana mengatakan, setiap harinya juga pihaknya melakukan inspeksi lapangan untuk mengontrol dan memantau Kali Bekasi.

Bahkan Dinas Lingkungan Hidup menempatkan tim katak yang tidak diketahui untuk melakukan pemantauan.

"Tiap hari kita sidak, saya bagi tim untuk kontrol terus. Saya juga ada tim katak yang tidak diketahui, nyamarlah, engga pakai seragam. Pantau outletnya atau lokasi industri langsung. Jika pembuangan mereka ke Kali Bekasi hitam bakal kita foto dan divideo-kan pakai hanphone," katanya.

Baca: Limbah Industri yang Cemari Kali Bekasi Berasal dari Kabupaten Bogor

Baca: Kali Bekasi Kembali Berbusa dan Bau Menyengat, Warga: Sangat Memprihatikan

Baca: Ganggu Baku Air PDAM, Langkah Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Mengatasi Pencemaran Kali Bekasi

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved