Satpol PP Depok Lanjutkan Pembongkaran Lapak dan Bangunan Liar di Jalan Baru Plenongan

Beberapa bangunan liar semi permanen yang sudah kosong dibongkar secara manual oleh petugas.

Satpol PP Depok Lanjutkan Pembongkaran Lapak dan Bangunan Liar di Jalan Baru Plenongan
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kelanjutan pembongkaran dan pembersihan lapak pedagang kaki lima (PKL) dan bangunan liar (bangli) di Jalan Baru Plenongan, Pancoran Mas, Depok, oleh Satpol PP Depok, Kamis (27/9/2018) 

SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok kembali melanjutkan pembongkaran dan pembersihan lapak pedagang kaki lima (PKL) dan bangunan liar (bangli) di Jalan Baru Plenongan, Pancoran Mas, Depok, Kamis (27/9/2018).

Beberapa bangunan liar semi permanen yang sudah kosong dibongkar secara manual oleh petugas.

Sejumlah material bekas lapak PKL, yang masih ada di sana di singkirkan petugas Satpol PP Depok.

Semuanya diangkut petugas dengan satu mobil truk.

Kepala Satpol PP Depok Yayan Arianto mengatakan lapak PKL dan bangli di Jakan Baru Plenongan, yang ditertibkan pihaknya dengan dibongkar paksa Rabu (26/9/2018) kemarin jumlahnya cukup banyak.

"Yakni ada ada 167 lapak pedagang kaki lima (PKL) dan 20 bangunan liar (bangli) berupa kios dan tempat usaha semi permanen yang terpaksa kami tertibkan," katanya, Kamis (27/9/2018).

Kelanjutan pembongkaran dan pembersihan lapak pedagang kaki lima (PKL) dan bangunan liar (bangli) di Jalan Baru Plenongan, Pancoran Mas, Depok, oleh Satpol PP Depok, Kamis (27/9/2018)
Kelanjutan pembongkaran dan pembersihan lapak pedagang kaki lima (PKL) dan bangunan liar (bangli) di Jalan Baru Plenongan, Pancoran Mas, Depok, oleh Satpol PP Depok, Kamis (27/9/2018) (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Sehingga menyisakan banyak material tak terpakai di sisi jalan dan belum semuanya dibersihkan dan diangkut petugas Satpol PP Depok.

"Selain itu masih ada beberapa bangli yang belum dibongkar seluruhnya," kata Yayan.

Hingga sore, kata Yayan, hampir semua material bekas lapak PKL dan bangli di sana berhasil diangkut dan dibersihkan dari sana.

"Tapi masih tersisa 3 bangli lagi, yang masih berdiri, meski sebagian materialnya sudah dibongkar. Besok kita lanjutkan lagi untuk bongkar 3 bangli yang tersisa di sana," kata Yayan.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved