Breaking News:

Demi Capai Target Pajak Kendaraan, Samsat Jatim Gelar Razia dan Strategi Door To Door

Petugas gabungan kembali mengelar razia penunggak pajak kendaraan di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Kamis (27/9/2018).

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Joko Supriyanto
Petugas gabungan kembali mengelar razia penunggak pajak kendaraan di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Kamis (27/9/2018). 

PETUGAS gabungan kembali mengelar razia penunggak pajak kendaraan di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Kamis (27/9/2018).

Razia dilakukan guna memenuhi target pendapatan daerah melalui pajak kendaraan yang mencapai Rp. 1,6 Triliun.

Namun hingga akhir ini, pendapatan pajak baru mencapai Rp 1,1 triliun.

Sedangkan target Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) mencapai Rp 1,2 triliun baru tercapai Rp 800 miliar.

Plt Kepala Unit Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Wigat Prasetyo mengatakan, razia yang dilakukan kali ini, seperti pada umumnya, dirinya ingin memfokuskan kepada wajib pajak yang menunggak.

"Utamanya tertib berlalu lintas dan tertib membayar pajak. Karena saat ini masih banyak masyarakat yang belum membayar pajak kendaraanya dalam jatuh tempo pembayaran," kata Wigat, Kamis (27/9/2018).

Seperti pada umumnya, para wajib pajak yang terjaring di persilahkan untum membayar pajak kendaraanya di tempat, namun bagi mereka yang belum dapat membayar akan dikenakan saksi tilang, atau diberikan jangka waktu pembayaran.

Diungkapkan Wigat,  saat ini target pajak belum tercapai terdapat pada kendaraan roda dua, dimana masyarakat lebih banyak tidak menjalankan balik nama, sehingga data di Samsat terekam sebagai data lama.

Namun saat di datangi oleh petugas, justru kendaraan tersebut sudah di jual pemiliknya.

"Terutama sih roda dua, karena mungkin leasing. Apalagi kalau second, itu masyarakat enggak tau, beli main beli aja enggak balik nama. Jadi data kita masih data yang lama," ucapnya.

Guna mencapai target pihaknya mengunakan strategi door to door untuk mensosialisasikan pada masyarakat. Kegiatan tersebut juga melibatkan pihak kepolisian dan Jasa Rahaja.

"Utamanya razia gabungan dengan kepolisian, dan jasa raharja dan kami sebulan dua kali juga melakukan door to door dan kita melakukan surat pemberitahuan ke wajib pajak," katanya. (JOS)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved