Vandalisme MRT karena Kurangnya Pengawasan dan Anies Kerja Sendiri
Gembong menilai kecolongan ini karena tidak adanya pengawasan yang ketat, seharusnya Depo dijaga seperti rumah sendiri.
KERETA Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta yang berada di Depo Lebak Bulus Jakarta Selatan pada Jumat (21/9/2018) menjadi korban aksi vandalisme oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab.
Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan hal itu terjadi sebab kurangnya pengawasan.
"Soal pengawasan aja kalau kayak gitu. Berarti pengawasannya nihil. Gak mungkin itu terjadi (jika diawasi ketat) apalagi itu berada di Depo," ujar Gembong saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (26/9/2018).
Gembong menilai kecolongan ini karena tidak adanya pengawasan yang ketat, seharusnya Depo dijaga seperti rumah sendiri.
"Apa salah kalau saya ngomong pengawasannya gak ada. Barang dirumah kita sendiri di coret orang. Apa enggak malu-maluin? Jangan-jangan karena pak Anies kerja sendiri," papar Gembong.
Hingga saat ini aparat kepolisian dari Polsek Cilandak masih memburu para pelaku vandalisme kereta MRT. (M16)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180926vandalisme-mrt-karena-kurangnya-pengawasan_20180926_155801.jpg)