Sodetan di Kalimalang akan Digeser untuk Jaga Pasokan Air Baku Kota Bekasi, Biayanya Rp 12 Miliar

Kali Bekasi yang berhulu di Kali Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengalami pencemaran limbah pabrik.

Sodetan di Kalimalang akan Digeser untuk Jaga Pasokan Air Baku Kota Bekasi, Biayanya Rp 12 Miliar
WARTA KOTA/MUHAMAD AZZAM
Kali Bekasi yang tercemar limbah. 

KALI Bekasi yang berhulu di Kali Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengalami pencemaran limbah pabrik.

Pencemaran limbah di Kali Bekasi mengakibatkan produksi air bersih di PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi terganggu. Air berwarna kekuningan dan bau anyir.

Pasokan air bersih di Bekasi terganggu akibat air baku di Kali Bekasi tercemar limbah cukup parah. Pasokan air baku dari Kalimalang juga belum mampu mencukupi kebutuhan.

Baca: Kali Bekasi Tercemar Parah, tapi Tetap Dipakai Demi Penuhi Kebutuhan Tiga Ribu Liter Air Baku

Direktur Utama PDAM Patriot Kota Bekasi Solihat Papak mengatakan, langkah yang bisa dilakukan adalah membangun pipa untuk mengaliri air Kalimalang menuju pusat produksi air bersih.

"Kami coba pindahkan sodetan Palanta itu ke Jalan Hasibuan sebelum bendungan Bekasi, aliran airnya kita pasang pipa. Kita tahu, setelah bendungan Bekasi, air baku Kalimalang dibatasi," katanya saat ditemui di Kantor PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi, Rabu (26/9/2018).

Ia mengatakan, solusi itu bisa diterapkan mengingat pencemaran Kali Bekasi yang sudah cukup parah dan juga musim yang tidak menentu.

Baca: SBY Protes Pendukung Beratribut Parpol Saat Deklarasi Kampanye Damai, KPU: Itu di Luar Area

"Kalau pas musim hujan masih mending, pencemaran Kali Bekasi bisa cepat terurai. Kalau musim kemarau gini sulit sekali, air baku Kali Bekasi sudah tidak cocok digunakan lagi karena bahaya," tuturnya.

Untuk merealisasikan rencana itu, pihaknya telah berbicara dengan Pemerintah Kota Bekasi maupun Perum Jasa Tirta (PJT) II.

"Pak Wali Kota Bekasi mendukung, nanti akan dibahas bersama. Kalau PJT II silakan saja bebas ambil air baku Kalimalang, tidak dibatasi, kecuali kalau setelah bendungan Bekasi, karena air baku juga dipasok untuk DKI," paparnya.

Baca: Pakai Kostum Gatotkaca di Deklarasi Kampanye Damai, Ketua Umum PPP Bersiap Sejak Subuh

Ia menambahkan, pemindahan sodetan Pananta menggunakan pipa membutuhkan biaya Rp 12 miliar.

"Kalau dihitung butuh Rp 12 milar, untuk memindahkan sodetan Pananta yang awalnya di dekat Islamic Center Bekasi menjadi di Jalan Hasibuan," tuturnya.

Namun, kata Solihat, solusi yang tepat sebanarnya tetap dengan mengembalikan kondisi Kali Bekasi seperti semula, yakni tidak tercemar.

"Memang solusi yang bagus itu, Kali Bekasi harus dibenahi agar bebas limbah dan kembali memiliki air baku yang berkualitas. Mulai dari penindakan tegas para pelaku pembuang limbah, maupun pola hidup masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kita tidak bisa mengandalkan Kalimalang, karena debit air Kalimalang semakin berkurang karena pengusutan air di bendungan Jatiluhur," bebernya. (*)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved