Breaking News:

Ratu Muncikari Surabaya Menangis di Persidangan

Keyko pernah divonis penjara oleh Pengadilan Negeri Surabaya dan Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Editor: Ahmad Sabran

Yunita alias Keyko menjalani sidang perdana perkara dugaan perdagangan orang di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (25/9/2018) sore.

Perempuan populer dengan sebutan ratu mucikari itu terus meneteskan air mata sepanjang Jaksa Penuntut Umum membacakan dakwaannya.

Mata Keyko sudah terlihat sembab sejak akan masuk ruang sidang. Beberapa kali, tangannya yang memegang tisue, membersihkan air mata di wajahnya.

Saat ketua majelis hakim Maxi Sigarlaki menyakan apakah terdakwa Keyko memahami dakwaan yang dibacakan jaksa Sabetania R Paembonan, Keyko hanya mengangguk dan mengaku sedang sakit.

"Saya sedang demam," kata Keyko. Dalam dakwaannya, jaksa menyebut Keyko telah melanggar Pasal 12 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang).

"Atas perbuatannya, terdakwa diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara," kata Jaksa.

Keyko kembali diamankan tim Polda Jatim pada Mei lalu setelah terlacak kembali beroperasi di sebuah hotel di Jalan Ngagel Surabaya.

Dalam kasus prostitusi, Keyko pernah divonis penjara oleh Pengadilan Negeri Surabaya dan Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Keyko sempat menulis surat dari dalam penjara berisi curhatan atas kasusnya. Dalam curhatan itu, Keyko mengaku sempat terpukul dengan sebutan "Ratu Mucikari" yang melekat kepada dirinya.

Padahal menurutnya, Keyko hanyalah mucikari biasa yang tidak memiliki ratusan anak buah PSK seperti yang selama ini diberitakan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dengarkan Dakwaan Jaksa, Ratu Mucikari Keyko Terus Menangis",

Penulis : Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Editor : Reni Susanti

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved