Pegawai Honorer K2 DKI Jakarta Setiap Tahun Resah

Unjuk rasa ribuan pegawai honorer K2 di Balai Kota dan DPRD DKI, Rabu (26/9), merupakan luapan perasaan mereka di lingkungan Pemprov DKI.

Pegawai Honorer K2 DKI Jakarta Setiap Tahun Resah
Foto: Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) Koordinator Wilayah DKI Jakarta 

Aksi unjuk rasa yang digelar ribuan pegawai honorer Kategori 2 (K2) di Balaikota dan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta pada hari ini, Rabu (26/9/2018) merupakan luapan perasaan para pegawai honorer K2 di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Mereka mengaku resah setiap kali mendekati akhir tahun.

Keresahan itu disampaikan Heri, Honorer DKI Jakarta yang tergabung dalam Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) Koordinator Wilayah DKI Jakarta terkait seleksi perpanjangan kontrak Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) yang digelar Pemprov DKI Jakarta setiap akhir tahun.

Karena itu, sebanyak 11.049 orang pegawai honorer K2, khususnya pegawai yang sudah mengabdi selama sepuluh tahun kini merasa bimbang dengan keadaan. Bukan hanya belum adanya kejelasan soal pengangkatan mereka menjadi CPNS, persaingan semakin ketat mengingat seleksi dilakukan terbuka yang turut diikuti calon pegawai honorer baru.

"Kita sampaikan tuntutan karena sampai sekarang pegawai honorer K2 masih resah. Semuanya ada di surat pernyataan sikap dan tuntutan yang akan kami serahkan kepada bapak gubernur dan anggota dewan (DPRD DKI Jakarta)," ungkapnya dihubungi pada Rabu (26/9/2018).

Seperti diketahui sebelumnya, penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah dibuka hari ini, Rabu (26/9/2018), seluruhnya dapat diakses melalui situs sscn.bkn.go.id. Namun berbeda dengan jutaan peminat di seluruh Nusantara, pegawai honorer Kategori 2 (K2) justru bakal menggelar aksi unjuk rasa hari ini.

Aksi yang dilakukan seluruh pegawai honorer K2 di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga provinsi serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI Jakarta itu akan berpusat di dua titik kantor pemerintahan, antara lain Balaikota DKI Jakarta di Jalan Medan Merdeka Selatan dan kantor DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih.

Aksi tersebut akan dimulai pukul 10.00 WIB. Mereka akan longmarch mulai dari Lapangan IRTI Monas menuju Balaikota dan berakhir di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Berikut Pernyataan Sikap dan Tuntutan Pegawai Honorer K2 DKI Jakarta :

1. Bahwa kami menolak Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi Nomor 36 dan 37 tahun 2018 yang tidak berkeadilan sebagaimana Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Untuk itu kami memohon kepada bapak Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dan seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menindaklanjuti kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi atas aspirasi dari honorer DKI Jakarta.

2. Bahwa di DKI Jakarta pegawai honorer K2 berjumlah 11.049 orang yang susah ber-SPTMJ yang datanya sudah valid dan tervalidasi di BKN. Tenaga honorer K2 bukan hanya berasal dari tenaga guru saja, kami juga dari tenaga teknis atau administrasi lainnya ada di pemerintah DKI Jakarta. Untuk itu kami meminta keadilan yang adil bahwa tenaga teknis atau administrasi mempunyai hak yang sama untuk ikut serta dalam rekrutmen CPNS Pemda DKI Jakarta.

3. Kami dari honorer K2 DKI Jakarta memohon kepada bapak Gubernur DKI Jakarta agar dapat dikeluarkannya SK Surat Keputusan (SK) Gubernur Khusus Honorer K2 yang sudah ber-SPTMJ dan bekerja sudah lebih dari sepuluh tahun serta mendapatkan kesejahteraan lainnya.

4. Kami dari honorer K2 DKI Jakarta memohon agar dalam proses perekrutan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) tahun 2019 tidak ada lagi tes tertulis dan lapangan yang mengakibatkan tersingkirnya nasib para pegawai honorer K2 dengan pegawai honorer baru. Hal ini sangat meresahkan bagi pegawai honorer K2 setiap menjelang akhir tahun.

5. Kami dari pegawai honorer K2 Lintas Instansi Pemda DKI Jakarta siap mendukung semua kebijakan dari bapak Gubernur DKI Jakarta. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved