Breaking News:

Karni Ilyas Bengong Dengar Analisa Edy Rahmayadi Penyebab Suporter Berkelahi

Karni Ilyas sampai bengong mendengar analisa Edy Rahmayadi mengapa suporter sepakbola Indonesia berkelahi.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw | Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
youtube Indonesia Lawyers Club
Edy Rahmayadi di ILC 

Alasan Panpel dengan mempertimbangkan agar tak terjadi perubahan jadwal pertandingan.

Baca: 5 Bagian Tubuh yang Harus Dibersihan secara Benar, Begini Cara Membersihkannya

Atas keinginan Panpel, Kombes Irman Sugema dan jajarannya meminta bimbingan kepada Kapolda Jawa Barat.

"Atas bimbingan dan petunjuk bapak kapolda kami coba membahas kembali bagaimana agar pertandingan ini menjadi kondunsif," kata Kombes Irman Sugema.

Kedua orang tua Haringga Sirla saat mendoakan jenazah anaknya, di Blok Jembatan, Desa Kebulen, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Senin (24/9/2018).
Kedua orang tua Haringga Sirla saat mendoakan jenazah anaknya, di Blok Jembatan, Desa Kebulen, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Senin (24/9/2018). (Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi)

Hasilnya diputuskan agar pertandingan dilakukan di hari minggu, tetapi jadwalkan tak di malam hari, tetapi sore hari.  

"Dengan harapan akan lebih ringan atau lebih mudah mengahadapi potensi konfliknya, serta juga mempertimbangkan sarana dan prasarana di stadion. Kemudian akhirnya disepakati untuk pertandingan pada minggu dan sore hari," ujar Kombes Irman Sugema.

Berikutnya personel pengamanan juga diperbanyak, yakni total personel menjadi 4.300 personel gabungan. 

Baca: Mario Gomez Nilai Konsentrasi Pemain Persib Kurang Bagus

Baca: Bukan M Taufik, Gerindra Munculkan Nama Keponakan Prabowo untuk Wagub DKI

Polisi juga lalu memberi imbauan melalui wadah-wadah suporter agar Jakmania tak perlu datang ke Jakarta.

Polisi juga meminta Panpel mengantisipasi membeludaknya penonton dengan menyiapkan 6 layar besar untuk menonton di luar stadion. 

Tapi rupanya Panpel ingkar janji terhadap polisi soal janji menyiapkan 6 layar besar di luar stadion.

Akibatnya psikologis penonton jadi buruk dan cenderung melakukan aksi-aksi anarkis di berbagai sudut di luar stadion. 

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved