Demo di Balai Kota, Pegawai Honorer K2 Usung Tagar 2019HonorerK2JadiPNS

Di hari yang sama, penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah dibuka lewat situs sscn.bkn.go.id.

Demo di Balai Kota, Pegawai Honorer K2 Usung Tagar 2019HonorerK2JadiPNS
FHK2I Koordinator Wilayah DKI Jakarta
Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) Koordinator Wilayah DKI Jakarta berunjuk rasa di depan Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan Gambir, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2018). 

PERUBAHAN dan kesejahteraan hidup yang lebih baik diidamkan seluruh pegawai honorer Kategori 2 (K2) seluruh Indonesia. Tidak terkecuali pegawai honorer K2 DKI Jakarta, yang menuliskan tagar #2019HonorerK2JadiPNS.

Hal tersebut disampaikan ribuan Honorer DKI Jakarta yang tergabung dalam Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) Koordinator Wilayah DKI Jakarta.

Mengenakan seragam Pramuka dan membawa poster bertuliskan #2019HonorerK2JadiPNS, mereka berunjuk rasa di depan Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan Gambir, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2018).

Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) Koordinator Wilayah DKI Jakarta berunjuk rasa di depan Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan Gambir, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2018).
Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) Koordinator Wilayah DKI Jakarta berunjuk rasa di depan Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan Gambir, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2018). (FHK2I Koordinator Wilayah DKI Jakarta)

Ribuan pegawai honorer K2 juga menggunakan logo serupa gerakan #2019GantiPresiden. Menggunakan font huruf tegas berwarna putih dan merah, serta berlatar belakang hitam dengan lingkaran putih.

"Kita ingin Honorer K2 diangkat jadi PNS. Kita sudah mengabdi bertahan-tahun di DKI, kita mau ada perubahan," tegas Samsul, Pegawai Honorer Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Di hari yang sama, penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah dibuka lewat situs sscn.bkn.go.id.

Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) Koordinator Wilayah DKI Jakarta berunjuk rasa di depan Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan Gambir, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2018).
Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) Koordinator Wilayah DKI Jakarta berunjuk rasa di depan Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan Gambir, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2018). (FHK2I Koordinator Wilayah DKI Jakarta)

Berikut ini Pernyataan Sikap dan Tuntutan Pegawai Honorer K2 DKI Jakarta:

1. Bahwa kami menolak Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi Nomor 36 dan 37 tahun 2018 yang tidak berkeadilan sebagaimana Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Untuk itu kami memohon kepada bapak Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dan seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menindaklanjuti kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi atas aspirasi dari honorer DKI Jakarta.

2. Bahwa di DKI Jakarta pegawai honorer K2 berjumlah 11.049 orang yang susah ber-SPTMJ yang datanya sudah valid dan tervalidasi di BKN. Tenaga honorer K2 bukan hanya berasal dari tenaga guru saja, kami juga dari tenaga teknis atau administrasi lainnya ada di pemerintah DKI Jakarta. Untuk itu kami meminta keadilan yang adil bahwa tenaga teknis atau administrasi mempunyai hak yang sama untuk ikut serta dalam rekrutmen CPNS Pemda DKI Jakarta.

3. Kami dari honorer K2 DKI Jakarta memohon kepada bapak Gubernur DKI Jakarta agar dapat dikeluarkannya SK Surat Keputusan (SK) Gubernur Khusus Honorer K2 yang sudah ber-SPTMJ dan bekerja sudah lebih dari sepuluh tahun serta mendapatkan kesejahteraan lainnya.

4. Kami dari honorer K2 DKI Jakarta memohon agar dalam proses perekrutan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) tahun 2019 tidak ada lagi tes tertulis dan lapangan yang mengakibatkan tersingkirnya nasib para pegawai honorer K2 dengan pegawai honorer baru. Hal ini sangat meresahkan bagi pegawai honorer K2 setiap menjelang akhir tahun.

5. Kami dari pegawai honorer K2 Lintas Instansi Pemda DKI Jakarta siap mendukung semua kebijakan dari bapak Gubernur DKI Jakarta. (*)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved