Dibayar Pakai Pajak, Anies Baswedan Minta Seluruh Masyarakat Jaga MRT

Ia juga menyarankan, apabila masyarakat menyaksikan ada orang yang hendak melakukan vandalisme, agar secepatnya melaporkan.

Dibayar Pakai Pajak, Anies Baswedan Minta Seluruh Masyarakat Jaga MRT
Istimewa
KERETA Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta di Depo Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan jadi korban aksi vandalisme, Jumat (21/9/2018). 

KERETA Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta yang berada di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Jumat (21/9/2018) pekan lalu menjadi korban aksi vandalisme.

Hingga saat ini aparat kepolisian di Polsek Cilandak masih memburu para pelaku. Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta seluruh masyarakat untuk menjaga Kereta MRT.

"Saya minta kepada seluruh masyarakat untuk ikut menjaga, karena MRT itu dibayar dengan uang pajak kita," ujar Anies Baswedan, Senin (24/9/2018).

Baca: Keluarga Korban Kecelakaan Tanjakan Emen Kena PHP Oknum Pemkot Tangsel

Ia juga menyarankan, apabila masyarakat menyaksikan ada orang yang hendak melakukan vandalisme, agar secepatnya melaporkan.

"Jangan diam. Seringkali kejahatan itu terjadi karena orang baik memilih diam dan mendiamkan. Karena itu yang melihat untuk melaporkan sehingga bisa dicegah," pinta Anies Baswedan.

Terlebih, kereta MRT Jakarta yang terkena dampak vandalisme tersebut masih berstatus dalam tanggung jawab kontraktor, sebab masih dalam tahap pengujian dan belum diserahkan kepada PT MRT Jakarta.

Baca: Fadli Zon Tulis Status Pakai Tagar #2019tetapAntiPKI, Siapa yang Disasar?

"Seluruh fasilitas yang ada di sana masih dikelola oleh kontraktor, jadi belum diserahkan pada PT MRT Jakarta ataupun Pemprov DKI," tutur Anies Baswedan.

Anies Baswedan berpesan agar para pengelola kontraktor lebih meningkatkan lagi pengamanannya, supaya seluruh fasilitas MRT bisa terjaga dengan baik.

"Ini juga sekaligus pelajaran, hikmahnya adalah ini belum beroperasi, kita harus tingkatkan sistem pengamanan agar tidak ada lagi kejadian seperti itu," papar Anies Baswedan.

Baca: Grab Bike Bakal Punya Tombol Panik untuk Antisipasi Tindak Kejahatan

Direktur Konstruksi MRT Jakarta Silvia Halim mengatakan, kereta MRT Jakarta yang dicorat-coret akan kembali dicat oleh pihak kontraktor.

"Akan dicat lagi, karena memang masih tanggungan kontraktor. Ya masih diasuransikan, karena masih dalam tahap pengujian," terang Silvia, Sabtu (22/9/2018). (*)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved