Penyalahgunaan Narkoba

Pecandu Narkoba Butuh Penanganan Rehabilitasi Profesional

Pengembangan upaya rehabilitasi medis dan sosial bagi pecandu dan penyalahguna narkotika harus holistik, integral dan berkelanjutan.

Pecandu Narkoba Butuh Penanganan Rehabilitasi Profesional
Warta Kota/Feryanto Hadi
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI, Brigjen Hohny Latupeirissa (tengah) saat acara pelatihan para konselor rehabilitasi narkoba bertajuk'Bimbingan Teknis Kegiatan Mindfulness Based Relapse Prevention', di Royal Kuningan Hotel, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (24/9/2018). 

WARTA KOTA, SETIABUDI --- Angka penyalahgunaan narkotika terus meningkat sehingga perlu dilakukan upaya untuk memerangi narkoba oleh semua pihak.

Penanganan terhadap pecandu juga penting agar mereka lepas dari ketergantungan terhadap obat-obat terlarang.

Profesionalitas dan skill para konselor bagi pecandu narkoba juga menjadi begitu penting agar pecandu narkoba tak lagi kembali ke lembah hitam.

Baca: Aplikasi Rehab Plus, Beri Motivasi Pecandu Narkoba Untuk Sembuh

Hal itu  yang melatari dilakukannya pelatihan bagi para konselor rehabilitasi narkoba oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta (BNNP DKI) di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (24/9/2018) hingga Kamis (27/9/2018).

Pelatihan tersebut dilakukan dalam rangka peningkatan kompetensi petugas pascarehabilitasi pecandu narkoba.

Kepala BNNP DKI, Brigjen Johny Latupeirissa mengatakan, penanganan bagi para pecandu narkotika dapat dilakukan melalui program dan peran serta masing-masing.

Penanganannya berdasarkan pemahaman bahwa permasalahan narkoba merupakan tanggung jawab bersama, baik dari instansi pemerintah maupun komponen masyarakat.

Menurut Johny Latupeirissa, pengembangan upaya rehabilitasi medis dan sosial bagi pecandu dan penyalahguna narkotika harus secara holistik, integral dan berkelanjutan.

Baca: Cinta Penelope Punya Kakak Pecandu Narkoba yang Hidupnya Hancur

Oleh karena itu, kata Johny, diperlukan penataan kelembagaan yang efektif dan efisien melalui penguatan sumber daya manusia (SDM).

Selain itu,  pembenahan manajemen regulasi dan informasi P4GN serta penguatan peningkatan akses dan layanan rehab.

Peserta pelatihan berasal dari lingkungan kerja BNNK wilayah DKI Jakarta dan yayasan komponen masyarakat yg menangani rehabilitasi untuk pecandu narkoba.

Sementara itu, dr Gunawan,  narasumber dalam acara tersebut, memberikan materi untuk meningkatkan kemampuan konselor dan nilai tambah alat utk terapi juga empati kepada sesama.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved