Hujan Tak Kunjung Turun, Waduk Surilang Pasar Rebo Mulai Mengering

Imbasnya, sampah yang ada di dalam waduk pun mulai terlihat. Sedimen lumpur pun mulai terlihat ditumbuhi lumut.

Hujan Tak Kunjung Turun, Waduk Surilang Pasar Rebo Mulai Mengering
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Kondisi Waduk Surilang, Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang mengering akibat tidak turun hujan. 

TAK turunnya hujan beberapa bulan terakhir, membuat debit sungai mulai menurun. Hal tersebut juga terjadi di sejumlah danau, yang mulai mengering.

Seperti yang terjadi di Waduk Surilang, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Akibat tak turun hujan, waduk kini mulai mengering.

Imbasnya, sampah yang ada di dalam waduk pun mulai terlihat. Sedimen lumpur pun mulai terlihat ditumbuhi lumut.

Baca: Jusuf Kalla: Asian Games 2018 Momen Masyarakat Bersatu, Ibu Mega dan Pak SBY Juga Nonton

Umar (40), salah satu warga mengatakan, semenjak tidak turun hujan di kawasan tersebut, debit air di danau mulai surut, bahkan kini lumpur di danau dapat terlihat jelas.

"Ya karena enggak hujan-hujan jadi pada kering. Beberapa waktu sempat hujan, cuma sekali, terus enghak hujan-hujan lagi, jadi sekarang waduk-waduk jadi kering," kata Umar, Senin (24/9/2018).

Saat kondisi waduk terlihat mengering, sejumlah alat berat berupaya melakukan pengerukan, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pendangkalan, sehingga ketika musim penghujan tiba, debit air tidak menyebabkan banjir.

Baca: Bareskrim dan Densus 88 Buru Penembak Polantas di Tol Cipali

Umar menuturkan, waduk tersebut dibuat untuk bak kontrol ketika musim penghujan. Sebab, setelah waduk tersebut dibuat, tidak ada lagi banjir yang mengenangi kawasan sekitar waduk.

"Ya kalau sudah hujan bak kontrol dibuka, itu kan alirannya bisa langsung dibuang ke Kali Ciliwung. Jadi wilayah kami tak pernah kebanjiran, semenjak ada waduk aja udah enggak banjir lagi," ungkapnya.

Diah (38), warga lainnya mengatakan, walau kondisi waduk mengering, tidak berdampak pada air tanah. Menurutnya, saat ini kondisi air tanah masih tergolong normal.

Baca: Ali Mochtar Ngabalin: Mau Berkuasa Enggak Apa-apa, tapi Jangan Kebelet

"Kalau air tanah enggak masalah, masih normal. Kalau waduk kan emang kering karena aliran kali juga, makanya kering," jelasnya.

Selain itu, menurutnya daerah rempat tinggalnya termasuk kawasan resapan air, sehingga walau kemarau panjang, tidak berdampak pada air tanah.

"Ya karena daerah resapan air, makanya air tanah di sini aman. Enggak ada istilah kekurangan air bersih," ucapnya. (*)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved