Sabtu, 25 April 2026

Kebakaran

Imbas Gardu Listrik Terbakar, Erwin Gagal ke Pernikahan Teman Dekatnya

SEBUAH gardu listrik (gardu traksi) milik KAI di Jalan Tenaga Listrik RT 13/16 Kebon Melati, Tanah Abang Jakarta Pusat terbakar.

Penulis: Joko Supriyanto |
Warta Kota/Joko Supriyanto
Sebuah kereta Jurusan Tanah Abang-Manggarai berhenti tak dapat melanjutkan perjalanan akibat gardu listrik terbakar, Mingggu (23/9). 

SEBUAH gardu listrik (gardu traksi) milik KAI di Jalan Tenaga Listrik RT 13/16 Kebon Melati, Tanah Abang Jakarta Pusat terbakar.

Imbas dari kebakaran tersebut membuat perjalanan kereta api terganggu.

Hingga saat ini gardu yang terbakar sudah berhasil dipadamkan, namun sebuah kereta yang akan mengarah ke Manggarai terpaksa tidak dapat melanjutkan perjalanannya.

Sementara itu beberapa penumpang kereta api Tanah Abang-Manggarai pun terpaksa harus bertahan.

Bahkan sebagian di antara mereka terpaksa turun dan melanjutkan perjalannya dengan kendaraan lain.

Salah satu penumpang Erwin (23) mengatakan bahwa dirinya terpaksa harus bertahan meski hingga pukul 15.35 kereta yang ia naiki belum dapat melanjutkan perjalananya.

Gardu listrik yang terbakar di sisi rel kereta api antara Tanah Abang-Palmerah, Minggu (23/9).
Gardu listrik yang terbakar di sisi rel kereta api antara Tanah Abang-Palmerah, Minggu (23/9). (Warta Kota/Joko Supriyanto)

"Pas kabakaran itu kereta ngak nyala lagi, sebagian juga keluar, ada yang bertahan ada juga yang keluar. Mereka yang bertahan karena mereka ngak ada pilihan lain, selain menunggu," kata Erwin, Minggu (23/9/2018).

Dikatakan Erwin, dirinya tentu merasa terganggu akibat gardu traksi yang terbakar ini, pasalnya dirinya yang akan menuju Lenteng Agung pun terpaksa harus tertunda, hingga perjalanan kereta berjalan normal.

"Saya ini sebenarnya mau kondangan teman kuliah saya di Lenteng Agung, cuma gara-gara ini jadi batal, acara sih sampai jam 5 nanti, cuma sampai sekarang belum pulih juga," katanya.

Selain itu, hal serupa juga dikatakan oleh Nurdin (40) salah satu penumpang. Ia mengatakan bahwa imbas dari kebakaran gardu ini, perjalannya terganggu.

Ia berharap pihak KAI segera memperbaiki aliran listrik yang mati hingga menyebabkan perjalanan kereta api lumpuh total.

"Pasti terganggu, kalo kayak gini, ya kita jadi binggung mau gimana lagi. Berharapnya cepet selesai aja," katanya.

Imbas dari kebakaran ini juga membuat sejumlah Stasiun membludak, seperti di Stasiun Manggarai dimana para penguna kereta pun terpaksa tidak dapat melanjutkan perjalanannya ke Stasiun Tanah Abang.

Mereka pun akhirnya melanjutkan perjalannya dengan mengunakan gojek online, imbasnya sekitar jalan menuju Stasiun Manggarai pun padat.

Terdengar ledakan
Salah seorang warga Isa (58) mengatakan bahwa kebakaran gardu listrik tersebut terjadi sekitar pukul 12.15.

Ketika itu dirinya melihat ada konsleting listrik di salah satu gardu listrik.

"Jadi awalnya itu satu trafo, itu meledak denger dua kali soalnya, baru dah keluar api, nah kebetulan itu kan ada kereta lewat, jadi konsleting listrik pindah ke tarfo induk," kata Isa.

Isa mengaku kaget saat terdengar ledaknya tersebut, namun warga sekitar tidak berani mendekat karena api tergolong besar, tak berselang lama, konsleting listrik kembali terjadi di gardu listrik lainnya.

"Ngak lama baru dah, gardu yang ini meledek juga, ini gardukan ada 10an ya, langsung kebakar, ada kali itu meledak lebih dari lima kali, warga sini ngak berani, ini kan aliran listrik, cuma warga siap siaga aja, kalo menjalar ke pemukiman," katanya. (JOS)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved