Donor Darah, Pedonor Darah 50 Kali Diberikan Penghargaan PMI

PMI DKI memberikan penghargaan kepada 600 orang pedonor darah sukarela yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali atau lebih.

Donor Darah, Pedonor Darah 50 Kali Diberikan Penghargaan PMI
Warta Kota/Rangga Baskoro
PMI Provinsi DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada 600 orang pedonor darah sukarela yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali atau bahkan lebih. 

WARTA KOTA, MENTENG---PMI Provinsi DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada 600 orang pedonor darah sukarela yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali atau bahkan lebih.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua Pengurus Provinsi PMI DKI Jakarta, Muhammad Ali Reza, di gedung rela Lemhanas Jakarta, Sabtu (22/9/2018).

PMI DKI Jakarta mencatat dari 600 orang itu, usia tertua pedonor berumur 68 tahun atas nama Herman Effendy yang memiliki golongan darah A.

Sedangkan yang termuda adalah Rachmat Hidayat berumur 23 tahun yang memiliki golongan darah O.

"Kami sangat berbangga kepada Bapak dan Ibu sekalian yang secara sukarela telah menyumbangkan darahnya. Untuk mencapai angka 50 kali merupakan proses yang panjang," kata Reza.

Reza mengatakan, PMI Provinsi DKI Jakarta akan berusaha secara maksimal untuk mengadakan rekruitmen donor, yang pada tahun 2018 ini mentargetkan perolehan darah sebanyak 315.000 kantong Kebutuhan darah di DKI Jakarta mencapai 800-1.000 kantong per hari.

PMI Provinsi DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada 600 orang pedonor darah sukarela yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali atau bahkan lebih.
PMI Provinsi DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada 600 orang pedonor darah sukarela yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali atau bahkan lebih. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Kepala Unit Donor Darah PMI Provinsi DKI Jakarta dr Salimar Salim MARS, mengatakan, keberhasilan PMI Provinsi DKI Jakarta, khususnya Unit Donor Darah untuk dapat menyiapkan darah yang aman dan berkualitas adalah berkat tersedianya darah yang disumbangkan secara sukarela oleh para pendonor

"PMI Provinsi DKI Jakarta akan tetap mempertahankan mutu darah, sehingga dalam mengolah dan memproses darah dari para pendonor terus dilakukan upaya peningkatan kualitas. Hal tersebut dilakukan agar apa yang telah para pendonor sumbangkan benar-benar berkualitas dan aman dipergunakan bagi pasien yang membutuhkan," kata Salim.

Seorang pedonor darah, Rachmat Hidayat mengatakan, telah mendonorkan darahnya sejak berumur 18 tahun. Ia mengaku terkadang menyumbangkan darahnya satu bulan sekali.

"Enggak tentu sih, kadang sebulan sekali, dua bulan sekali. Biar sirkulasi darahnya bagus ya, karena kalau perempuan kan sudah ada proses menstruasi setiap bulan, sementara kalau pria kan tidak, jadi itu yang membuat saya termotivasi," kata Rachmat.

Baca: Ikut Donor Darah di Hotel 88, Dapat Diskon Kamar 20 Persen

Baca: Jawaban untuk Syarat Keamanan Calon Pendonor Darah yang Bertato

Baca: Ratusan ASN Pemkot Jakut Ikut Donor Darah

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved