Breaking News:

Warga Keluhkan Pedestrian Jalan Pemuda Kota Depok yang Ditutup Gapura

PEMBANGUNAN gapura di Jalan Pemuda Nomor 21, Kelurahan Depok Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, dikeluhkan warga.

Istimewa
PEDESTRIAN di Jalan Pemuda, Pancoran Mas, Kota Depok, ditutup oleh bangunan gapura, Jumat (21/8/2018). 

PEMBANGUNAN gapura di Jalan Pemuda Nomor 21, Kelurahan Depok Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, dikeluhkan warga terutama para pejalan kaki.

Sebab keberadaan gapura menutup seluruh sisi lebar pedestrian jalan, hingga menyulitkan pejalan kaki melintas.

Karenanya pejalan kaki yang melintas di sana, mesti turun ke badan jalan untuk menghindari gapura yang berada di atas pedestrian jalan itu.

"Aneh sekali ini, masak pedestrian jalan ditutup badan gapura. Mana hak pejalan kaki yang katanya akan diutamakan oleh Pemkot Depok," kata Saras (29) warga Pancoran Mas, Depok, Jumat (21/9/2018).

Maka, Saras berharap pihak yang membangun gapura atau Pemkot Depok menghentikan pengerjaan gapura di atas pedestrian jalan tersebut.

"Idealnya ya, pedestrian jalan steril dari apapun, baik bangunan maupun lapak pedagang. Jadi pejalan kaki seperti kami nyaman dan enak kalau nunggu angkutan," katanya.

Hal senada dikatakam Amir, warga lain yang tinggal tak jauh dari gapura itu.

"Warga di pemukiman saya juga ngga setuju dengan gapura yang nutup pedestrian jalan itu. Kami sudah lapor ke Pemkot Depok, tapi belum ditanggapi," katanya.

Menurut Amir, beberapa warga sudah melaporkan hal itu ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok melalui call center pelaporan.

"Namun oleh petugasnya dibilang itu bukan kewenangan dinas di sana, tetapi Satpol PP agar bangunan gapura ditertibkan," katanya.

Kepala Satpol PP Depok Yayan Arianto menuturkan pihaknya sudah menerima laporan warga mengenai keberadaan gapura, yang diduga melanggar aturan karena menutup pedestrian jalan.

"Kami sudah terima laporannnya dan sedang dicek petugas. Jika memang melanggar nantinya pasti kami tertibkan. Intinya memang pedestrian jalan tidak boleh dibangun apapun di atasnya karena itu menjadi hak pejalan kaki," tandas Yayan.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved