Terungkap Sebanyak 220 Orang Penyandang Gangguan Jiwa Terjaring di Jakbar Dibuang dari Luar Jakarta

Di delapan Kecamatan di Jakarta Barat banyak menemukan PMKS serta Penyandang Gangguan Jiwa yang kebanyakan berasal dari luar Jakarta.

Terungkap Sebanyak 220 Orang Penyandang Gangguan Jiwa Terjaring di Jakbar Dibuang dari Luar Jakarta
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Ilustrasi. Wati (39), penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), melahirkan bayi laki-laki di Kolong Tol Flyover Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (8/9/2018) sekitar pukul 08.00 WIB. 

DI wilayah DKI Jakarta petugas Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Barat, tidak hanya jaring Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Tapi, terdapat juga penyandang gangguan jiwa, yang terjaring petugas.

Selama bulan Januari hingga September 2018, Sudinsos Jakarta Barat berhasil menjaring 220 Penyandang Gangguan Jiwa.

Sementara untuk PMKS sebanyak 483 orang.

Hal ini dikatakan lansung oleh Sutawijaya yang sebagai Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Sudinsos Jakarta Barat.

Menurutnya, di setiap titik wilayah di delapan Kecamatan di Jakarta Barat banyak menemukan PMKS serta Penyandang Gangguan Jiwa yang kebanyakan berasal dari luar Jakarta.

"Untuk bulan September 2018 saja terjaring 15 PMKS. Untuk total penyandang gangguan jiwa yang terjaring sebanyak 220 orang. Sementara PMKS ditotal 463 orang. Jumlah itu, terhitung sedari bulan Januari hingga September 2018," kata Sutawijaya kepada Warta Kota, pada Jumat (21/9/2018).

Tak hanya di kolong jembatan, pinggiran jalan, hingga di lingkungan warga banyak ditemukan di setiap titik Kawasan Kota Jakarta Barat.

Tapi, banyak juga ditemukan di sekitaran taman dan beberapa tempat fasilitas umum dan sosial, di Jakarta Barat.

"Kebanyakan itu dari mereka dari luar Jakarta," kata Sutawijaya.

Penulis: Panjibaskhara
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved