Cegah Bentrokan, Polisi Pisahkan Simpatisan 2 Kubu Saat Pengambilan Nomor Urut

Polisi memisahkan dua kubu pendukung yang hadir dalam pengundian nomor urut Capres dan Cawapres di Kantor Komisi Pemilihan Umum.

Cegah Bentrokan, Polisi Pisahkan Simpatisan 2 Kubu Saat Pengambilan Nomor Urut
Warta Kota/Rangga Baskoro
Rekayasa lalu lintas seputar Gedung KPU pada pengundian nomor urut capres dan cawapres pada Pemilu 2019. 

KEPOLISIAN akan melakukan pemisahan antara dua kubu simpatisan pendukung Capres dan Cawapres saat bertandang ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam rangka pengambilan nomor urut.

Hal itu dilakukan lantara massa kedua kubu akan berada pada satu area. Namun, polisi akan membagi keduanya agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

"Nanti kami bagi, agar tak membaur untuk mengantisipasi kerawanan masing-masing," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Roma Hutajulu saat dikonfirmasi, Jumat (21/9/2018).

Pihak kepolisian juga akan melakukan kanalisasi di depan masuk Gedung KPU. Berdasarkan peraturan yang ditetapkan oleh KPU, tak semua pihak bisa memasuki kantor KPU.

"Calon masuk dari pintu mana, pintu mana. Nanti kami atur. Didepan KPU kami bagi dalam kanalisasi. KPU kan sudah melakukan pengaturan kepada masing-masing calon, bahwa nanti dengan name tag nama tertentu, bisa masuk," ucapnya.

Acara pengundian nomor urut akan dimulai pada pukul 20.00 WIB, di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.

Tim sukses kedua pasangan calon akan hadir di sana. Begitu pun simpatisan kedua paslon diprediksi hadir.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved