BPOM Ungkap Produk Ilegal di Cilincing dengan Kesaksian Warga Sering Lihat Ada Aktivitas

Aktivitas bongkar muat di depan rumah itu tidak tentu. Hanya saja biasanya mereka melakukannya pada saat sore hari.

BPOM Ungkap Produk Ilegal di Cilincing dengan Kesaksian Warga Sering Lihat Ada Aktivitas
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menyita 330 produk obat tradisional ilegal dengan jumlah total 1,6 juta buah senilai Rp 15,7 miliar. 

PIHAK Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menyita 127 produk obat tradisional ilegal dan satu mobil box berisi 21 koli obat dari dua gudang yang ada di kawasan Cilincing, Jakarta Utara.

Salah satu gudang merupakan rumah yang berada di Jalan Angsana 2, RT 01/RW 10, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara.

Tidak ada yang menyangka bahwa rumah tersebut menjadi tempat penyimpanan produk ilegal.

Seorang warga, Sugeng (47) mengatakan tidak mengetahui persis aktivitas di rumah tersebut. Namun demikian dirinya sempat beberapa kali melihat adanya aktivitas bongkar muat barang.

“Kadang-kadang (lihat), pas nurunin naikin barang. Tapi nggak tahu barangnya, kan dimasukin dalam kardus. Jadi nggak pernah lihat,” ungkapnya.

Menurut Sugeng, aktivitas bongkar muat di depan rumah itu tidak tentu.

Hanya saja, biasanya mereka melakukannya pada saat sore hari.

“Nggak tentu, kan datangnya nggak mesti, tapi yang pasti sore. Biasanya ada dua orang,” tuturnya.

Pria yang sudah menetap di kawasan tersebut sejak dua tahun silam itu tidak mengetahui identitas pemilik rumah. Sugeng pun tidak banyak mengetahui apa saja yang dilakukan di dalam rumah.

“Kalau yang punya nggak kenal. Saya juga jarang di sini, lewat juga lewat aja,” katanya.

Sekadar informasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menyita 330 produk obat tradisional ilegal dengan jumlah total 1,6 juta buah. Nilai ekonomi dari total produk yang disita mencapai angka Rp 15,7 miliar dan disita dari empat lokasi yang tersebar di Jatinegara, Jakarta Timur dan Cilincing, Jakarta Utara.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved