Tolak TPS, Selama Pembangunan Skybridge PKL Tanah Abang Berjualan di Mana Saja

Pemprov DKI menyediakan TPS di lahan kosong milik PT Sarana Jaya tetapi PKL tidak mau lantaran lokasinya dianggap tidak strategis.

Tolak TPS, Selama Pembangunan Skybridge PKL Tanah Abang Berjualan di Mana Saja
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jembatan multiguna (skybridge) di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (17/9). 

SELAMA pembangunan skybridge Tanah Abang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan Pedagang Kaki Lima (PKL) sepakat tidak ada Tempat Penampungan Sementara (TPS).

Awalnya Pemprov DKI menyediakan lahan penampungan di lahan kosong milik PT Sarana Jaya. Namun karena letaknya dianggap tidak strategis, PKL menolak berjualan di TPS tersebut. Akhirnya, mereka memilih berjualan di mana saja.

"Kita mau mengerjakan secepatnya. Relokasinya ngga ada. Karena TPS yang kita sediakan ditolak PKL," ujar Kepala Dinas Usaha Mikro kecil Menengah dan Perdagangan (UMKMP) Irwandi yang dihubungi wartakotalive.com, Kamis (20/9/2018).

Ia mengatakan, sempat juga terpikirkan pedagang tetap berada di sekitar pembangunan skybridge, dengan menggunakan atap pelindung. Namun akhirnya diputuskan tidak jadi karena takut tertimpa besi atau sesuatu yang membahayakan.

"Takutnya malah kena besi atau kecelakaan lain. Nanti kita disalahkan lagi. Jadi lebih baik dilarang saja berjualan di sekitar situ," kata Irwandi

Para pedagang yang berjumlah 372 pedagang ini akhrnya berjualan sesuai yang diyakini strategis. Ada yang di trotoar atau mencari lokasi yang strategis.

Rencananya skybridge Tanah Abang ditargetkan selesai 15 Oktober mendatang. 

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved