Pura-pura Menumpang Buang Air Kecil, Tukang Kredit Keliling Cabuli Bocah

Febri menceritakan, awalnya pelaku datang ke rumah korban untuk menagih cicilan kepada ibu korban.

Tribun Bogor
Ilustrasi 

APARAT Polres Metro Jakarta Utara menangkap Budiono (32), tukang kredit keliling yang tega mencabuli bocah perempuan berinisial SW (6), di rumah korban di kawasan Koja, Jakarta Utara, Senin (17/9/2018).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febriansyah mengatakan, petugas menangkap pelaku di kediamannya, tak lama setelah melakukan aksi bejatnya terhadap bocah malang tersebut.

“Kemarin sudah berhasil kita amankan pelaku di kediamannya. Saat ini sudah kita lakukan penahanan terhadap tersangka,” ungkap Febri, Rabu (19/9/2018).

Baca: Dewan Transportasi Kota Jakarta Usulkan Harga Tiket LRT Rp 10.800

Febri menceritakan, awalnya pelaku datang ke rumah korban untuk menagih cicilan kepada ibu korban. Namun ketika itu ibu korban sedang tidak berada di dalam rumah, hingga timbul niat jahat pelaku.

“Jadi pelaku ini sengaja datang ke rumah korban karena ibunya ini meminjam uang koperasi. Jadi pelaku ini petugas koperasi, lalu pelaku menagih cicilannya, setelah itu ternyata ibu korban tidak ada di rumah,” ungkap Febri.

Kesempatan itu tentu saja langsung digunakan pelaku untuk berbuat cabul terhadap SW. Budiono beraksi dengan cara berpura-pura menumpang buang air kecil untuk bisa masuk ke dalam rumah.

Baca: Nur Mahmudi Ismail Pulang dari Kantor Polisi dengan Wajah Kelelahan dan Berjalan Agak Pincang

“Di situ kan hanya ada anak kembar (SY dan SW) berdua itu. Kemudian tersangka langsung membawa salah satu dari mereka, si SW, ke kamar mandi, dan melakukan perbuatan cabul tersebut,” paparnya.

Berdasarkan pemeriksaan, Febri mengatakan, pelaku yang ditangkap tidak jauh dari rumah korban, telah memenuhi unsur tindakan pencabulan. Budiono mengaku baru sekali melakukan perbuatan tersebut.

“Kita lakukan proses pemeriksan dan penyidikan, dan ternyata memang memenuhi unsur (tindakan pencabulan). Dari hasil pemeriksaan kita, baru kali ini (melakukan aksi cabul), pengakuannya satu kali,” tutur Febri.

Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman penjara minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun. Saat ini tersangka yang terbukti bersalah, mendekam di Polres Metro Jakarta Utara. (*)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved