Breaking News:

Human Trafficking

Petugas Kepolisian Berhasil Menggagalkan Perdagangan Manusia Buat Terapis Spa

Para korban tersebut akan dibawa dari Jakarta menuju ke Bali dengan penerbangan Lion Air JT42.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Gede Moenanto
Inquistr
Ilustrasi. Berdasarkan hasil penyelidikan ditemukan adanya pelaku bernama Ilham yang sedang membawa para korban berjumlah empat orang, yang salah satunya masih merupakan anak di bawah umur. 

PETUGAS kepolisian berhasil menggagalkan upaya pria bernama Ilham Rairamanda (21 tahun) yang hendak melakukan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (12/9/2018) pekan lalu.

Dalam kasus ini, setidaknya ada empat orang wanita yang jadi korban pelaku.

Salah satunya bahkan adalah anak di bawah umur. Mereka adalah AF (18), SN (21), AL (18), juga SM (17).

Hingga kini, polisi sendiri masih memburu satu pelaku yang masih buron.

"Pelaku atas nama Budi buron," ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Markas Polda Metro Jaya, Rabu (19/9).

Argo menjelaskan, awalnya penyidik mendapatkan informasi mengenai adanya pelaku yang merekrut anak di bawah umur untuk dipekerjakan sebagai tenaga terapis di sebuah spa di Bali dengan menjanjikan sejumlah uang.

Berdasarkan hasil penyelidikan ditemukan adanya pelaku bernama Ilham yang sedang membawa para korban berjumlah empat orang, yang salah satunya masih merupakan anak di bawah umur.

Penyidik kemudian mengamankan para korban serta membawa pelaku ke Markas Polres Metro Kota Bandara Soetta.

"Para korban tersebut akan dibawa dari Jakarta menuju ke Bali dengan penerbangan Lion Air JT42 pada Hari Rabu 12 September 2018," ucapnya.

Akibat perbuatannya itu, Ilham dikenakan Pasal 76D Jo Pasal 81 ayat 1 dan 2 dan atau Pasal 76E Jo Pasal 82 ayat 1 dan atau Pasal 76F Jo Pasal 83 dan atau Pasal 76I Jo Pasal 88 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 ttg Perubahan Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 2 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 ttg Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan atau Pasal 263 KUHP dan atau Pasal 266 KUHP.

Polisi pun menyita beberapa barang bukti seperti, satu unit telepon genggam, empat lembar surat palsu berupa surat bukti perekaman KTP elektronik atas nama para korban, lima lembar boarding pass, serta satu bundel screen capture percakapan WhatsApp antara Ilham dan Budi.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved