Breaking News:

Liga Champions

Pep Guardiola Tonton Manchester City dari Tribun Penonton

Guardiola tak boleh mendampingi pemainnya di dua laga Liga Champions, gara-gara dia mengkonfrontir wasit.

Manchester City Square
Pep Guardiola 

MANCHESTER City akan didampingi Mikel Arteta, ketika menghadapi Olympique Lyonnais saat melakoni pertama di Liga Champions musim 2018-2019.

Pasalnya, Pep Guardiola, Pelatih City, harus menjalani sanksi yang diperolehnya dari Federasi sepak Bola Eropa (UEFA) pada musim lalu.

Sebagaimana diwartakan Manchester Evening News (MEN), Guardiola tak boleh mendampingi pemainnya di dua laga Liga Champions, gara-gara dia mengkonfrontir wasit yang memimpin laga Manchester City kontra Liverpool, yang merupakan leg dua babak perempat final Liga Champions musim lalu.

Dia mencegat wasit bernama Antonio Mateu itu di lorong menuju kamar ganti ketika babak pertama berakhir, dan beradu argumentasi soal gol Leroy Sane yang dianulir Mateu, karena pemain tersebut dianggap dalam posisi offside.

Hanya saja, wasit asal Spanyol ini tidak senang dengan pertanyaan Guardiola, sehingga dia mengirim pelatih City itu ke tribun penonton di babak kedua.

"Saya tidak melabrak dia, cuma Mateu itu merasa dirinya sangat spesial. Dia mau terlihat berbeda," kata Guardiola kepada para jurnalis dalam jumpa pers ketika itu.

Baca: Ashley Young Tidak Ingin Remehkan Young Boys

Bisa jadi, wasit itu tambah tersinggung sehingga melaporkan Guardiola ke UEFA.

Alhasil, ada tambahan hukuman bagi pelatih ini, yakni tak boleh mendampingi timnya di pinggir lapangan dalam dua pertandingan.

Pelatih asal Spanyol ini akan memulai hukumannya dini hari nanti.

Namun, hukuman berikutnya ditangguhkan selama 12 bulan, sehingga Guardiola boleh mendampingi skuad City di laga berikutnya, yang akan berlangsung di Hoffenheim pada 2 Oktober 2018.

City disingkirkan Liverpool di babak perempat final, dengan agregat 1-5.

Pada leg pertama di stadion Anfield, skuad berjulukan Langit Biru ini kalah 0-3, dan di leg kedua mereka kalah 1-2.

Menurut Guardiola, jika gol Sane dinyatakan sah, sejarah bisa berbeda.

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Rabu (19/9/2018)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved