Amerika Serikat Sangat Bisa Memengaruhi Rupiah, Begini Penjelasannya

MATA uang Amerika Serikat, yakni dolar AS, merupakan salah satu mata uang utama yang digunakan hampir di seluruh negara di dunia.

Amerika Serikat Sangat Bisa Memengaruhi Rupiah, Begini Penjelasannya
Istimewa
ILUSTRASI Dolar AS 

Kondisi perekonomian AS semakin dinamis setelah pemerintah baru berkuasa. Adriyanto menyebutkan, faktor pemerintahan baru yang dimotori Presiden Donald Trump memunculkan berbagai kebijakan baru yang efeknya terhadap ketidakpastian global, salah satunya perang dagang.

Lantas, apa kaitannya dengan nilai tukar negara-negara lain, termasuk Indonesia? Adriyanto mengungkapkan, karena dolar AS sebagai mata uang utama di hampir seluruh negara, dengan naiknya suku bunga AS, investor mulai merealokasi aset mereka, bahkan membawa dolar AS untuk pulang kampung karena imbal hasil yang lebih besar.

Keluarnya arus modal dari para investor membuat persediaan valas di suatu negara jadi berkurang.

Berkurangnya valas, terutama dolar AS, menjadikan mata uang negara tersebut melemah karena mereka masih butuh dolar AS, untuk konteks Indonesia kebutuhannya dalam rangka impor bahan baku dan barang modal.

"Berbagai ketidakpastian pada perekonomian global juga menyebabkan tingginya persepsi risiko investor pada pasar saham negara berkembang, termasuk Indonesia," tutur Adriyanto.

Untuk menjaga nilai tukar rupiah tidak melemah terus, pemerintah bersama Bank Indonesia telah mengeluarkan berbagai kebijakan.

Kebijakan tersebut di antaranya menaikkan suku bunga agar pasar keuangan Indonesia tetap menarik bagi investor dan mengurangi ketergantungan terhadap kebutuhan dolar AS dengan menunda proyek infrastruktur hingga penerapan tarif PPh Impor. (Andri Donnal Putera)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com : "Ini Penjelasan Mengapa Amerika Serikat Bisa Memengaruhi Rupiah"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved