Penerapan e-Tilang Berlaku untuk Semua Jenis Kendaraan

Pihak kepolisian mengantungi alamat semua pengendara yang berplat nomor B sesuai dengan yany tertera di STNK.

Penerapan e-Tilang Berlaku untuk Semua Jenis Kendaraan
Warta Kota/Adhy Kelana
Pemantauan lalu lintas melalui CCTV Dinas Perhubungan DKI Jakarta. 

PIHAK Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf menyatakan penilangan elektronik atau E-TLE (Electronic Law Enforcemen) akan berlakua bagi semua kendaraan, baik roda dua maupun empat.

"Motor juga, semua kendaraan plat B yang melanggar akan diberlakukan," ucap Yusuf di Istora Senaya, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018).

Ia pun mengaku bahwa pihak kepolisian mengantungi alamat semua pengendara yang berplat nomor B sesuai dengan yany tertera di STNK.

Pelanggar akan menerima surat penilangan di rumahnya yang berisi bukti pelanggaran beserta metode pembayaran tilang.

"Semua kendaraan yang plat B kami punya datanya," ujarnya.

Pemantauan lalu lintas melalui CCTV Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Pemantauan lalu lintas melalui CCTV Dinas Perhubungan DKI Jakarta. (Warta Kota/Adhy Kelana)

Saat ini, pihaknya terus mengimbau agar para pengendara saat membayar pajak bisa mencantumkan nomor telepon dan alamat email di buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Begitu pun untuk kendaraan baru bisa mencantumkan hal tersebut.

"Kendaraan bermotor baru ataukah perubahan mulai 1 Oktober itu harus mencantumkan nomor HP dan email. Kami sudah mulai sosialisasi, Oktober harus sudah dimulai," katanya.

Hal itu dilakukan semata-mata guna membantu dalam proses penilangan secara elektronik.

Pelaksanaan operasi dilakukan oleh pihak Kepolisian Satlantas Jakbar di Jalan Jembatan 2 depan Stasiun Grogol, Jakarta Barat, Rabu (12/9/2018).
Pelaksanaan operasi dilakukan oleh pihak Kepolisian Satlantas Jakbar di Jalan Jembatan 2 depan Stasiun Grogol, Jakarta Barat, Rabu (12/9/2018). (TMC Polda Metro Jaya)

Nomor telepon dan alamat email akan memudahkan petugas menghubungi pelanggar, kemudian mengirimkan surat tilang apabila ternyata kendaraan yang melanggar bisa saja sudah berpindah tangan.

"Jadi saya berharap dengan adanya ETLE ini pengawasan polisi di lapangam menjadi lebih efektif dan tepat," katanya.

Adanya tilang elektronik nantinya diharap pelanggar kendaraan akan berkurang, terlebih pengguna sepeda motor.

Sebab, 50-60 persen kecalakaan di jalan raya disebabkan karena pengendara motor yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

Pemantauan lalu lintas melalui CCTV Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Pemantauan lalu lintas melalui CCTV Dinas Perhubungan DKI Jakarta. (Warta Kota/Adhy Kelana)
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved