RSUD Bekasi Tagih Rp 27 Miliar ke BPJS Kesehatan, Malah Disuruh Utang ke Bank

Ia menyesalkan pihak BPJS Kesehatan yang menyuruh pihaknya meminjam dana talangan ke bank.

RSUD Bekasi Tagih Rp 27 Miliar ke BPJS Kesehatan, Malah Disuruh Utang ke Bank
istimewa
BPJS Kesehatan 

BPJS Kesehatan memiliki tunggakan sebesar Rp 27 miliar ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, sejak Juni 2018 lalu.

Direktur Utama RSUD Kota Bekasi, Kusnanto Saidi meminta agar pihak BPJS Kesehatan segera membayarkan tunggakan itu.

"Kita telah menjalani kewajiban untuk memberikan pelayanan terbaik pasien. Setelah dilayani, giliran rumah sakit yang wajib menerima haknya. Tapi apa? Ini malah kita suruh nyari uang sendiri untuk biaya operasional, disuruhnya pinjam ke bank," ujarnya, pada Senin (17/9/2018).

Tunggakan BPJS Kesehatan kepada RSUD Kota Bekasi periode Juni-Juli senilai Rp 18 miliar lebih. Adapun klaim yang bakal diajukan di periode bulan Agustus mencapai Rp 9 miliar. Jika ditotal jumlahnya mencapai Rp 27 miliar.

Ia menyesalkan pihak BPJS Kesehatan yang menyuruh pihaknya meminjam dana talangan ke bank.

"Kami menolak menggunakan hak meminjam ke bank untuk menutup piutang itu. Hutang itu ada bunganya, harusnya BPJS yang hutang ke bank untuk membayar tunggakan kepada rumah sakit," jelasnya.

Ia menambahkan pihaknya terbantu dengan program Kartu Sehat Pemerintah Kota Bekasi yang mengalokasikan dana dari APBD untuk pengobatan gratis.

Pihaknya mendapatkan dana APBD Kota Bekasi untuk pelayanan dan pengobatan gratis sebesar Rp 21 Miliar.

"Kami pakai dana APBD senilai Rp 21 miliar, di APBD Perubahan kami mengajukan Rp 44 miliar. Kita terbantu itu, biaya operasional sampai dengan akhir September ini cukup aman. Tapi masa mau terus-terusan seperti ini," tandasnya. (M18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved