Breaking News:

Pemda DKI akan Kampanye Soal Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan

Penggunaan kantong plastik kresek sudah lama dijadikan dalih terkait tidak ramah lingkungan.

Warta Kota/Lilis Setyaningsih
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Isnawa Adji mengatakan, selama ini, terutama di pasar tradisional masih banyak menggunakan tas kresek yang tidak ramah lingkungan. 

ADANYA penggunaan kantong plastik kresek sudah lama dijadikan dalih terkait tidak ramah lingkungan.

Bahkan, untuk menekan penggunaan tas kresek, di supermarket sempat diharuskan membeli Rp 200/kantong.

Namun, kebijakan itu akhirnya tidak bertahan lama.

Kantong plastik kembali gratis.

Apalagi, di pasar tradisional.

Tahun ini, Dinas Lingkungan Hidup DKI mencoba menekan penggunaan tas kantong kresek.

Caranya dengan melakukan pengawasan penggunaan kantung belanja yang ramah lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Isnawa Adji mengatakan, selama ini, terutama di pasar tradisional masih banyak menggunakan tas kresek yang tidak ramah lingkungan.

Artinya sulit diurai.

Selain itu, juga mengandung zat karsinogen.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Isnawa Adji mengatakan, selama ini, terutama di pasar tradisional masih banyak menggunakan tas kresek yang tidak ramah lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Isnawa Adji mengatakan, selama ini, terutama di pasar tradisional masih banyak menggunakan tas kresek yang tidak ramah lingkungan. (Warta Kota/Lilis Setyaningsih)
Halaman
12
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved