Breaking News:

Otak Penjambret Sadis di UIN Masih Dibawah Umur

Otak kasus penjambretan mahasiswi UIN ternyata masih dibawah umur. Dua pelaku dalam kasus ini sudah ditangkap polisi.

Penulis: Zaki Ari Setiawan | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Dua pelaku penjambretan di kawasan UIN Jakarta diringkus polisi. 

OTAK kasus penjambretan yang menimpa mahasiswi UIN Jakarta ternyata anak dibawah umur.

Hal itu diakui sendiri oleh rekannya, IM alias Maing (23) yang menunjuk AM (17) sebagai dalang dari rentetan aksi penjambretan yang pernah mereka lakukan.

"Idenya dari temen saya, yang punya ide temen kita yang kecil," kata Maing di Mapolres Tangsel, Senin (17/9/2018).

Tidak hanya menjadi otak penjambretan, AM juga menjadi eksekutor saat melancarkan aksinya merampas tas atau handphone korban yang tengah berada di pinggir jalan.

"Eksekutornya anak dibawah umur," ungkap Wakapolres Tangsel, Kompol Arman.

Berdasarkan pengakuan pelaku, mereka sudah melancarkan aksinya sekira empat kali di wilayah Tangerang Selatan.

"Dua kali di wilayah kampus UIN, satu kali di Kampung Sawah, dan satu kali di Pamulang," jelas Kompol Arman.

Kedua pelaku diringkus petugas pada tanggal 14 September lalu dikediaman rumah pelaku IM di Kalan Gotong Royong, Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Akibat perbuatannya menjambret seorang mahasiswi UIN tanggal 3 September silam, keduanya terjerat pasal 365 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Tidak hanya itu, petugas juga mengamankan seorang penadah yang biasa menampung barang rampasan dari IM dan AM.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved