Penertiban

Berdiri di Bantaran Kali Kresek, 25 Bangunan Liar Ditertibkan Petugas

Menurut Sarpu, pascapenataan pihaknya akan menyingkirkan sampah-sampah dan menguras saluran air di sekitar lokasi tersebut.

Berdiri di Bantaran Kali Kresek, 25 Bangunan Liar Ditertibkan Petugas
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Petugas membongkar bangunan liar di bantaran Kali Kresek, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Senin (17/9/2018). 

WARTA KOTA, KOJA--- Sebanyak 25 bangunan liar (bangli) yang berada di bantaran Kali Kresek, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Senin (17/9/2018) ditertibkan.

Penertiban oleh petugas gabungan tersebut dilakukan dalam rangka penataan bantaran kali tersebut.

Dalam penertiban tersebut, diturunkan sebanyak 300 personel gabungan antara lain satuan polisi pamong praja (Satpol PP), petugas PPSU, Sudin Bina Marga Jakarta Utara, Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Sudin Sumber Daya Air Jakarta Utara.

Baca: Penertiban Pedagang Ancol Sempat Diwarnai Cekcok

Selain itu, satu alat berat dikerahkan untuk menghancurkan pos RW di bantaran kali.

Sementara beberapa truk juga disiapkan untuk mengangkut sisa bangunan yang ditertibkan petugas maupun yang dibongkar sendiri oleh warga.

Sekretaris Kecamatan Koja, Sarpu mengatakan, 25 bangunan liar tersebut berada di sepanjang 400 meter bantaran Kali Kresek, yang masuk wilayah RW 02, 04, dan 07 Kelurahan Lagoa. 

“Ini namanya bukan penertiban tapi penataan. Kita akan kembalikan ke posisi semula, nanti di sini mau dijadikan taman, kita sudah siapkan pohon-pohonnya,” kata Sarpu, Senin (17/9/2018). 

Baca: Warga Perkampungan Minta Anies-Sandi Tak Ada Penggusuran dan Penertiban PKL

Sarpu menambahkan, kegiatan itu juga karena pembangunannya menyalahi aturan.

Pasalnya, tidak boleh ada bangunan yang tidak sesuai peruntukannya seperti garasi dan pos RW berdiri di atas bantaran kali. 

“Ini kan tidak bisa dijadikan garasi, banyak di antaranya dipakai warga untuk parkir kendaraan. Ada juga yang dijadikan tempat pembuangan sampah atau dijadikan pos RW, itu semua kita tertibkan,” ucapnya.

Menurut Sarpu, pascapenataan pihaknya akan menyingkirkan sampah-sampah dan menguras saluran air di sekitar lokasi tersebut. 

Dia menambahkan, dar 25 bangli itu, ada 11 bangunan liar di antaranya dibongkar oleh pemiliknya.

Sedangkan tujuh bangli lainnya langsung ditertibkan petugas. Selain itu, lima bangli akan dibongkar dalam waktu dekat dan dua lainnya diketahui tidak berpenghuni. 

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved