Sebanyak 200 Ribu Warga Depok Tunggak Iuran BPJS Kesehatan hingga Rp 93 Miliar

Sekitar 200 ribu warga Kota Depok peserta BPJS Kesehatan mandiri, yang menunggak pembayaran iuran bulanan.

Sebanyak 200 Ribu Warga Depok Tunggak Iuran BPJS Kesehatan hingga Rp 93 Miliar
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kepala BPJS Kesehatan Kota Depok, Maya Febriyanti Purwandari. 

Target itu cukup realistis karena setelah penambahan peserta BPJS PBI APBD, katanya maka jumlah peserta JKN-KIS atau peserta BPJS Kesehatan di Kota Depok mencapai 81 persen dari yang sebelumnya 77 persen.

"Sehingga dibutuhkan sekitar 14 persen lagi atau sekitar 263 ribu penduduk yang terdaftar BPJS lagi di Depok, untuk mencapai universal health coverage. Di Depok ditargerkan 2019 mencapai universal health coverage," katanya.

Maya mengatakan komitmen Pemerintah Kota Depok sejalan dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional.

Dimana salah satu isinya yaitu mengistruksikan kepada kemendagri untuk memastikan Gubernur, Bupati dan Walikota untuk mendaftarkan seluruh penduduknya dalam Program JKN-KIS.

Hingga saat ini berdasarkan data Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Depok per 1 September 2018, tercatat PBI APBD sebesar 141.867 orang.

Dengan tambahan jumlah PBI sebesar 67.934 orang. Total jumlah penerima PBI di Kota Depok per 12 September 2018 adalah sebesar 209.801 orang. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita mengungkapkan, untuk dana pembayaran BPJS PBI sebanyak 67.934 orang ini, Pemkot Depok mengucurkan dana sebesar Rp 4,6 Miliar dari APBD.

"Dananya kami ambil dari Pajak Rokok di Depok, selama tiga bulan ke depan. Nantinya warga Depok yang terdaftar dalam BPJS PBI ini akan mendapatkan pelayanan di kelas 3," kata Novarita.

Novarita mengungkapkan, hingga saat ini, katanya BPJS Kesehatan Kota Depok telah bermitra dengan 129 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri atas 32 Puskesmas, 84 Klinik Pratama, 11 Dokter Praktik Perorangan, dan 2 Dokter Praktik Gigi Perorangan. Selain itu, BPJS Kesehatan juga bermitra dengan 26 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri atas 18 Rumah Sakit dan 8 Klinik Utama, serta 16 Apotek dan 7 Optik di Depok.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved