Sambil Cengengesan, Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail Penuhi Panggilan Polisi

Dengan bergegas, Nur Mahmudi Ismail dan tim kuasa hukum akhirnya masuk ke ruang pemeriksan Unit Tipikor Satreskrim Polresta Depok.

Sambil Cengengesan, Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail Penuhi Panggilan Polisi
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail memenuhi panggilan penyidik Polresta Depok untuk diperiksa sebagai tersangka kasus korupsi pelebaran Jaka Nangka, Tapos, Kamis (13/9/2018). 

Sebelumnya pada April 2018 lalu, Nur Mahmudi Ismail sempat diperiksa penyidik
Polresta Depok dalam kasus yang sama. Namun, saat itu status Nur Mahmudi Ismail masih sebatas saksi.

Sementara kali ini statusnya adalah tersangka yang ditetapkan Polresta Depok sejak 20 Agustus lalu. Karenanya, pemeriksaan ini adalah pemeriksaan pertama Nur Mahmudi Ismail sebagai tersangka.

Baca: Perbaikan JPO Samsat Daan Mogot Cuma Diganjal Besi, Warga Pilih Menyeberang di Jalan Raya

Sebelumnya, pada Kamis 19 April 2018, Nur Mahmudi Ismail Ismail sempat menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Mapolresta Depok.

Selama sekitar 8,5 jam, Nur Mahmudi Ismail menjalani pemeriksaan mulai pukul 09.00 sampai pukul 17.30. Seusai diperiksa polisi, Nur Mahmudi Ismail enggan memberikan keterangan kepada wartawan.

Saat itu ia tidak didampingi kuasa hukum dan keluar dari ruang pemeriksaan dengan wajah cengengesan.

"Agendanya apa saya ke sini, tanya saja ke polisi ya," ucap Nur Mahmudi Ismail sambil terus cengengesan. (*)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved