Bangunan Liar di TPU Kampung Kandang Jakarta Selatan Dibongkar

Kecamatan Jagakarsa melakukan penertiban terhadap bangunan liar yang berdiri di TPU Kampung Kandang Jakarta Selatan.

Bangunan Liar di TPU Kampung Kandang Jakarta Selatan Dibongkar
Warta Kota/Feryanto Hadi
Kecamatan Jagakarsa melakukan penertiban terhadap bangunan liar yang berdiri di lokasi Taman Pemakaman Umum (TPU) Kampung Kandang pinggir Kali Krukut, RT 03 RW 04, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 

WARTA KOTA, JAGAKARSA---Kecamatan Jagakarsa melakukan penertiban terhadap bangunan liar yang berdiri di lokasi Taman Pemakaman Umum (TPU) Kampung Kandang pinggir Kali Krukut, RT 03 RW 04, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Sekretaris Kecamatan Jagakarsa, Mundari, mengatakan, selain melakukan penertiban terhadap bangunan liar, juga melakukan penutupan lokasi pembuangan sampah (LPS) liar di tempat tersebut.

Baca: Satpol PP Ultimatum 150 Bangunan Liar dan PKL di Belakang Balai Kota Depok

"Sebanyak delapan bangunan liar semi permanen dan satu LPS yang kami tertibkan," kata Mundari saat dikonfirmasi, Kamis (13/9/2018).

Mengerahkan puluhan petugas meliputi unsur kecamatan, personel Satpol PP hingga Polri, Mundari menjelaskan, penertiban itu dilakukan guna menindaklanjuti laporan warga yang resah dan tak nyaman akan adanya bangunan liar dan LPS di wilayah tersebut.

"Penertiban atas laporan warga yang tak nyaman dengan keberadaan bangunan liar dan LPS," kata Mundari.

Baca: Satpol PP Kembali Layangkan Teguran ke PKL dan Pemilik Bangunan Liar di Sisi Kali Krukut

Mundari mengatakan, kepada warga masyarakat Jakarta khususnya wilayah Kecamatan Jagakarsa, agar tidak mendirikan bangunan tanpa izin.

Apalagi, bangunan tersebut berada di dalam aset milik pemerintah.

Baca: Bangunan Liar di Bantaran Kali Mookevart Digerus Satpol PP Tangerang

"Warga janganlah membangun hunian di lokasi yang dilarang oleh pemerintah, apalagi menimbun sampah dan membakarnya. Tentunya juga bagi penanggung jawab lingkungan dalam aset kerjanya turut juga menjaganya, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak baik di kemudian hari," kata Mundari.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved